Akurat Logo

Shanghai Masters: Hadirkan 'All-Spanish Final', Sensasi Rafael Jodar Tantang Kebangkitan Alejandro Davidovich Fokina

Dian Eko Prasetio | 18 Oktober 2026, 14:54 WIB
Shanghai Masters: Hadirkan 'All-Spanish Final', Sensasi Rafael Jodar Tantang Kebangkitan Alejandro Davidovich Fokina
Dua petenis asal Spanyol, Alejandro Fokina (kiri) dan Rafael Jodar, akan memainkan all Spanish final di Shanghai Masters di Shanghai, China, pada Minggu (18/9/2026). X/Cloudbet.

AKURAT.CO, Terjadi kejutan pada partai puncak ATP Masters 1000 Shanghai Masters 2026. Rafael Jodar dan Alejandro Davidovich Fokina, bakal saling sikut untuk memperebutkan trofi terbesar dalam karier mereka di Qi Zhong Tennis Center, Shanghai, China, Minggu (18/10/2026) sore WIB.

Keberhasilan kedua petenis asal Spanyol beda generasi itu menembus babak final Shanghai Masters itu diwarnai aksi penumbangan para pemain-pemain unggulan.

Rafael Jodar, petenis berusia 20 tahun yang tengah menjalani musim debut fantastis di ATP Tour, sukses mengunci tiket final Shanghai Masters usai menundukkan mantan petenis nomor satu dunia asal Rusia, Daniil Medvedev, di babak semifinal.

Kemenangan tersebut melengkapi perjalanan heroiknya yang harus melewati empat laga sengit tiga set melawan pemain top seperti Jiri Lehecka, Botic Van De Zandschulp, hingga Casper Ruud.

Baca Juga: Shanghai Masters: Redam Tommy Paul, Daniil Medvedev Tantang Wonderkid Spanyol Rafael Jodar di Semifinal

"Saya sangat senang dengan bagaimana musim dan turnamen ini berjalan. Saya pikir saya memiliki mentalitas yang tepat dan bermain sangat baik di Shanghai," kata Jodar dikutip ATP Tour.

"Masih ada satu pertandingan lagi, dan saya akan mencoba mempertahankan mentalitas yang sama."

Kebangkitan Alejandro Fokina Usai Bungkam Alexander Zverev

Di sisi lain, Alejandro Davidovich Fokina membuktikan kebangkitannya pascapulih dari cedera punggung yang sempat membuatnya absen di ajang lapangan keras Amerika Utara.

Petenis berusia 27 tahun itu tampil luar biasa di Shanghai. Setelah menyelamatkan match point untuk menumbangkan Frances Tiafoe serta mengalahkan juara bertahan Hubert Hurkacz, Fokina mencetak kejutan terbesar dengan menggulung unggulan teratas sekaligus petenis nomor satu dunia akhir tahun 2026, Alexander Zverev, di babak semifinal.

"Saya tidak memikirkan hasil akhir, saya hanya fokus menikmati setiap pukulan di lapangan. Keunggulan break cepat di set ketiga memberi saya banyak energi," kata Fokina usai membungkam Zverev.

Ini menjadi final Masters 1000 kedua bagi Davidovich Fokina sepanjang kariernya setelah Monte-Carlo 2022. Sekaligus peluang meraih trofi ketiganya di musim 2026 setelah sebelumnya menjuarai ajang di Mallorca dan Chengdu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.