Akurat Logo

Thailand Terbuka: Debut Manis Isyana/Rinjani, Bungkam Wakil China Tembus Perempat Final

Dian Eko Prasetio | 14 Mei 2026, 16:06 WIB
Thailand Terbuka: Debut Manis Isyana/Rinjani, Bungkam Wakil China Tembus Perempat Final
Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, saat tampil menghadapi wakil China, Luo Yi/Wang Ting Ge, di babak 16 besar Thailand Terbuka 2026 di Bangkok, Thailand, Kamis (14/5/2026). PBSI

AKURAT.CO, Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, menciptakan kejutan di Thailand Terbuka 2026 dengan mengamankan tiket perempat final turnamen level Super 500 untuk pertama kalinya.

Datang sebagai debutan di Thailand Terbuka kali ini, Isyana/Rinjani berhasil mengatasi perlawanan wakil Tiongkok, Luo Yi/Wang Ting Ge, lewat straight set sengit dengan skor 25-23 dan 21-13 di Nimibutr Stadium, Patumwan, Bangkok, Kamis (14/5/2026).

Jalannya gim pertama laga 16 besar Thailand Terbuka hari ini berlangsung sangat sengit. Isyana/Rinjani sejatinya sempat berada di atas angin setelah memimpin 18-14.

Sayang, mereka kehilangan fokus dan terseret ke dalam pola permainan lawan hingga tertinggal 18-20 di poin-poin krusial.

Beruntung, Isyana/Rinjani mampu menjaga ketenangan saat lawan melakukan kesalahan sendiri. Dalam situasi setting yang menegangkan, mereka berhasil mencuri poin demi poin hingga menutup gim pertama dengan skor tipis 25-23.

"Rasanya pasti senang bisa ke perempat final Super 500 pertama kali. Tadi di gim pertama pertandingannya cukup ramai. Setelah unggul 18-14, kami malah terlalu mengikuti pola mereka dan akhirnya kurang tenang lalu tersusul," jelas Isyana.

Memasuki gim kedua, penampilan Isyana/Rinjani jauh lebih stabil. Mereka tidak lagi membiarkan lawan mengembangkan permainan dan terus menekan sejak awal laga.

Rinjani mengakui bahwa kunci kemenangan di gim kedua adalah konsistensi pola yang sudah disiapkan sejak awal.

"Di gim pertama kami masih kurang konsisten, jadi di gim kedua coba lebih konsisten. Di sisi lain, mereka juga seperti tidak enak mainnya, banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Rinjani.

Meski berhasil melangkah ke perempat final di turnamen perdana mereka di level ini, Isyana/Rinjani enggan cepat puas.

Mereka menyadari bahwa tantangan di babak delapan besar jauh lebih berat mengingat lawan yang dihadapi memiliki gaya permainan yang beragam.

"Kami harus meningkatkan fokus di pertandingan selanjutnya. Jangan gampang mati sendiri dan kami harus cepat tanggap serta cepat adaptasi dengan cara main lawan yang berbeda-beda," kata Rinjani.

Indonesia masih berpeluang menambah wakil lainnya ke babak perempat final karena masih ada tujuh wakil lainnya yang akan berjuang di babak 16 besar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.