Thailand Terbuka: Bungkam Wakil China, Leo/Daniel Satu-satunya Harapan Indonesia di Final

AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sukses menciptakan sensasi besar dalam ajang comeback mereka di Thailand Terbuka 2026.
Skuad berjuluk The Babbies ini berhasil merebut tiket ke babak final Thailand Terbuka setelah menumbangkan wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.
Bermain di Nimibutr Stadium, Patumwan, Thailand, Sabtu (16/5/2026) petang WIB, Leo/Daniel tampil solid sepanjang laga semifinal Thailand Terbuka berdurasi 44 menit tersebut.
Menghadapi duet ganda putra tangguh Negeri Tirai Bambu, satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di turnamen BWF Super 500 ini menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-18.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak gim pertama. Kejar-mengejar angka terus terjadi sebelum Leo/Daniel berhasil mengamankan interval gim pembuka.
Selepas jeda, performa taktis membuat mereka sukses meredam tekanan lawan dan mengunci gim pertama.
Memasuki gim kedua, tensi pertandingan kian memanas. He/Ren sempat bangkit dan memimpin di interval. Namun, momentum krusial berbalik saat kedudukan imbang 13-13.
Leo/Daniel melesat dengan mencetak empat angka beruntun, yang diwarnai aksi heroik luar biasa dari Daniel.
"Tadi di poin 15-13 gim kedua, Daniel bisa menetralisir serangan mereka padahal kondisinya sudah terjatuh lalu bangun dan menyambar di depan net, itu luar biasa. Saya sendiri coba siap meng-cover di belakang," kata Leo.
"Saya pasti senang banget bisa mencapai final sama Daniel lagi. Apresiasi dan salut untuk dia yang bisa langsung ke final di turnamen pertama setelah absen satu tahun (cedera), itu bagus banget."
Sempat dipisahkan sejak gelaran Indonesia Terbuka 2024 akibat cedera panjang yang menimpa Daniel, pasangan ini membuktikan bahwa kualitas mereka belum luntur.
Daniel mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya bersama Leo.
"Kunci kemenangan hari ini kami bermain lebih fokus, tidak lengah, dan terus mengantisipasi pola permainan lawan," ungkap Daniel.
"Kami kan sudah pernah berpasangan, walaupun sempat berpisah, sekarang pas disatukan tidak banyak adaptasi lagi. Kami punya tujuan yang sama, ingin juara bareng-bareng jadi lebih enak, lebih klop."
Meskipun bersyukur bisa melangkah jauh di luar ekspektasi awal, Daniel menegaskan bahwa tugas mereka belum usai. Masih ada satu pertandingan lagi yang harus coba mereka menangkan.
Sebagai satu-satunya tumpuan Merah Putih yang tersisa, Leo/Daniel dipastikan akan menghadapi ujian terberat di babak final, Minggu (17/5).
Mereka dijadwalkan menantang mantan ganda putra peringkat satu dunia sekaligus unggulan pertama turnamen, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Wakil India tersebut melaju ke partai puncak setelah memenangi duel melelahkan kontra unggulan ketiga asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, lewat drama rubber game dengan skor 19-21, 22-20, dan 21-16.
Menatap laga final besok, Leo menegaskan kesiapannya untuk mengantisipasi segala faktor nonteknis di lapangan.
"Besok kami harus lebih waspada dari segala sisi. Serangan mereka harus diantisipasi dengan kondisi lapangan yang rasanya setiap hari berbeda dari arah angin hingga shuttlecock-nya," kata Leo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







