Akurat Logo

Malaysia Masters: Tunggal Putra Indonesia Mulus di Putaran Pertama, Ubed Bungkam Unggulan 8 India

Hervin Saputra | 20 Mei 2026, 15:33 WIB
Malaysia Masters: Tunggal Putra Indonesia Mulus di Putaran Pertama, Ubed Bungkam Unggulan 8 India
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, saat tampil di laga pembuka Malaysia Masters 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu, (20/5/2026). PBSI

AKURAT.CO, Hasil impresif diraih sektor tunggal putra Indonesia pada putaran pertama Malaysia Masters 2026. Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Rabu (20/5), dua wakil Merah Putih, Moh Zaki Ubaidillah dan Jonatan Christie, sukses mengamankan tiket babak 16 besar Malaysia Masters dengan performa yang meyakinkan.

Sorotan utama tertuju pada pemain muda Moh Zaki Ubaidillah yang sukses menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan unggulan kedelapan Malaysia Masters asal India, Lakshya Sen, dengan straight set 21-17 dan 21-11, setelah bermain tanpa rasa takut.

"Alhamdulillah hari ini permainannya cukup baik dan diberi kemenangan tanpa cedera. Hasil yang tidak saya sangka sebenarnya, karena dari awal pas lihat undian itu cukup berat harus melawan Lakshya Sen," kata pebulutangkis yang karib disapa Ubed tersebut.

Ubed mengakui sempat dirundung ketegangan sebelum masuk lapangan, terlebih karena hasil minor yang diraihnya pada Thailand Terbuka pekan lalu. Namun, evaluasi matang dari turnamen sebelumnya terbukti menjadi kunci suksesnya hari ini.

"Dari pekan lalu di Thailand, saya belajar bagaimana mengontrol emosi ketika permainan tidak maksimal. Dari awal mindset saya harus tidak mau takut duluan. Saya tahu ini laga tidak mudah, tapi saya sudah mempersiapkan diri. Setelah ini saya harus kembali fokus, step-by-step saja," jelasnya.

Sementara itu, unggulan keempat Indonesia, Jonatan Christie, masih terlalu tangguh bagi wakil Denmark, Magnus Johannesen.

Pemain yang akrab disapa Jojo ini menang dengan skor 21-9 dan 21-15, setelah mendominasi jalannya pertandingan berkat modal catatan pertemuan mereka sebelumnya.

"Pertama Puji Tuhan, apa yang sudah dan mau diterapkan berjalan dengan baik hari ini. Memang di gim kedua akhir ada sedikit turun temponya, tapi overall cukup oke. Tidak ada yang terlalu diubah dari pertemuan tahun lalu di Hylo Open, jadi coba mengingat-ingat saja apa yang dilakukan saat itu," ungkap Jojo.

Keputusan Jojo untuk tetap turun di turnamen level Super 500 di tengah padatnya jadwal menjelang Singapura Terbuka dan Indonesia Terbuka bukan tanpa alasan. Pemain jebolan PB Tangkas ini menegaskan perburuan poin menjadi target utamanya di Kuala Lumpur.

"Turun di Malaysia Masters memang pertimbangannya adalah poin, baik itu poin ranking dan poin World Tour Finals yang harus didapat. Jadi saya rasa tidak masalah untuk turun di sini walaupun ada Singapura dan Indonesia Open setelahnya. Kita juga belum tahu hasilnya apa, lihat saja ke depan," jelas Jojo.

Keberhasilan Ubed dan Jonatan melangkah ke babak 16 besar menjaga asa Indonesia untuk bisa berbicara banyak di sektor tunggal putra pada ajang Malaysia Masters 2026.

Indonesia masih berpeluang menambah wakil dari sektor tunggal putra lewat Anthony Sinisuka Ginting yang akan berusaha merebut tiket babak 16 besar menghadapi wakil tuan rumah, Justin Hoh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.