Akurat Logo

Malaysia Masters: Ubed Gagal Hentikan Christo Popov, Indonesia Tanpa Wakil di Semifinal

Dian Eko Prasetio | 22 Mei 2026, 17:20 WIB
Malaysia Masters: Ubed Gagal Hentikan Christo Popov, Indonesia Tanpa Wakil di Semifinal
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah aka Ubed, saat tampil menghadapi Christo Popov asal Prancis pada pertandingan perempat final Malaysia Masters 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (22/5/2026). PBSI

AKURAT.CO, Skuad bulutangkis Indonesia dipastikan pulang dengan tangan hampa dari ajang Malaysia Masters 2026.

Kepastian pahit ini menyusul kekalahan tragis yang dialami pemain muda tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah pada babak perempat final Malaysia Masters yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026).

Pemain yang akrab disapa Ubed itu sejatinya tampil spartan sebelum akhirnya dipaksa mengakui keunggulan wakil tunggal putra asal Prancis, Christo Popov.

Melalui duel sengit dan mental di poin-poin "tua", Ubed takluk dua gim langsung dengan skor ketat 21-23 dan 19-21.

Tumbangnya Ubed menyusul kekalahan Jonatan Christie dari wakil China beberapa saat sebelumnya.

Sekaligus memastikan Indonesia tanpa wakil di babak semifinal Malaysia Masters yang merupakan turnamen BWF Super 500 ini.

Sepanjang pertandingan, Ubed sebenarnya mampu mengimbangi permainan agresif dan ulet yang diperagakan oleh Popov.

Bahkan, atlet tunggal putra muda harapan Cipayung ini sempat memimpin perolehan angka di kedua gim.

Namun, kematangan mental bertanding sang lawan menjadi pembeda di atas lapangan.

"Tadi hasilnya belum beruntung, tapi apa yang saya planning dari awal, mainnya alhamdulillah bisa menerapkan. Tadi sempat unggul, tapi makin mendekati akhir dia bisa lebih tenang mengontrol permainannya," kata Ubed.

Ubed tidak menampik bahwa ketenangan Popov di momen-momen krusial menjadi tembok besar yang gagal ia runtuhkan.

"Setelah ketat, dia lebih kuat pikirannya dengan pengalaman yang dia punya. Ini pelajaran yang sangat berharga buat saya, banyak yang bisa saya pelajari untuk ke depan, terutama bagaimana mengatur mental dan pikiran di laga-laga ketat," kata Ubed membeberkan.

Meskipun gagal melangkah ke babak empat besar dan belum berhasil menyelamatkan wajah Indonesia di Kuala Lumpur, performa Ubed sepanjang pekan ini patut mendapatkan apresiasi tinggi.

Menembus babak perempat final turnamen sekelas Super 500 merupakan lompatan besar bagi karier sang pemain muda.

Ubed merasa penampilannya di Malaysia Masters kali ini jauh lebih berkembang jika dibandingkan dengan rapor minor yang didapatnya saat mentas di Thailand Terbuka pekan lalu.

"Kalau menilai performa, menurut saya sendiri di Thailand kemarin belum maksimal, masih jauh dari apa yang saya harapkan. Tapi dari situ saya bisa belajar, dan di sini penampilannya lebih baik. Secara pencapaian juga melebihi (target), jadi saya tetap bersyukur dengan hal ini," kata Ubed.

Dengan gugurnya Ubed dan seluruh wakil Merah Putih, tim pelatih PBSI dipastikan langsung mengalihkan fokus untuk melakukan evaluasi total demi mempersiapkan para atlet menjelang turnamen berikutnya di Singapura Terbuka dan Indonesia Terbuka 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.