Akurat Logo

Singapura Terbuka: Raymond/Joaquin Mundur, Ini Penjelasan Pelatih

Dian Eko Prasetio | 25 Mei 2026, 15:18 WIB
Singapura Terbuka: Raymond/Joaquin Mundur, Ini Penjelasan Pelatih
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dalam salah satu sesi latihan. PBSI

AKURAT.CO, Kabar kurang sedap menghampiri skuad bulutangkis Indonesia menjelang bergulirnya turnamen bergengsi Singapura Terbuka 2026 yang akan berlangsung 26–31 Mei mendatang.

Pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dipastikan batal berpartisipasi dalam ajang level BWF Super 750 yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium itu.

Keputusan pahit ini terpaksa diambil tim pelatih lantaran Raymond mengalami masalah pada lutut kiri bagian belakang.

Pelatih Kepala Ganda Putra Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, memilih untuk tidak mengambil risiko demi menjaga karier jangka panjang anak asuhnya.

Antonius menjelaskan bahwa keluhan tersebut sebenarnya sudah dirasakan Raymond sejak satu pekan terakhir selama menjalani sesi latihan di Pelatnas Cipayung.

Kendati telah mendapatkan penanganan medis, kondisinya dinilai belum pulih total untuk bersaing di level tertinggi.

"Satu minggu terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak," kata Antonius dalam keterangan resminya.

"Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya, tapi kemarin di pemeriksaan terakhir jelang berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman."

Mantan pebulutangkis nasional itu mengatakan bahwa memaksakan Raymond bertanding dalam kondisi cedera justru akan menjadi bumerang bagi performa pasangan muda ini di atas lapangan.

"Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026. Sebenarnya masih bisa main, tapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal," lanjut pria yang akrab disapa Coach Anton tersebut.

Di balik keputusan mundur ini, tim pelatih rupanya menyelipkan strategi lain. Waktu luang yang didapat dari pembatalan ke Singapura akan dimaksimalkan untuk proses pemulihan total Raymond.

Target utamanya adalah tampil meledak di hadapan publik sendiri pada ajang Indonesia Terbuka 2026 di Jakarta pekan depan.

"Semoga dengan waktu yang tersisa, pemulihan dan persiapan saya rasa bisa lebih baik di Indonesia Open nanti," harap Anton optimistis.

Dengan absennya Raymond/Joaquin, amunisi ganda putra Indonesia di Negeri Singa dipastikan sedikit meredup.

Kekuatan Merah Putih di sektor ini kini sepenuhnya akan bertumpu pada pundak dua pasangan andalan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.