Tanpa Gelar di Rumah Sendiri, Berikut Rekap Hasil Lengkap Babak Final

AKURAT.CO, Turnamen bulutangkis paling bergengsi di Tanah Air, Indonesia Terbuka 2026, resmi berakhir pada Minggu (7/6) malam WIB dengan menorehkan luka mendalam bagi publik tuan rumah.
Alih-alih berpesta di rumah sendiri, skuad Merah Putih justru dipaksa gigit jari setelah dua wakilnya yang berhasil menembus babak final Indonesia Terbuka kompak bertumbangan.
Sekaligus memastikan Indonesia menyudahi turnamen level BWF Super 1000 ini tanpa raihan satu pun gelar juara.
Rangkaian partai puncak Indonesia Terbuka di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, dibuka oleh kedigdayaan tunggal putri nomor satu dunia, An Se Young.
Menghadapi rival lawasnya asal Jepang, Akane Yamaguchi, bocah ajaib asal Korea Selatan ini tampil sangat superior di atas lapangan.
Sempat mendapatkan perlawanan sengit di gim pertama, An Se Young langsung tancap gas dan mendikte jalannya pertandingan di gim kedua untuk menang dengan skor 23-21 dan 21-12.
"Menurut saya, permainan hari ini sangat-sangat oke. Kondisi saya juga sangat baik, permainan saya juga berjalan sesuai tempo yang saya inginkan," kata An Se Young dengan penuh percaya diri usai laga.
Laga tak kalah seru berlanjut ke sektor ganda campuran yang berhasil dikuasai oleh wakil Eropa. Pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, tampil solid untuk meredam ambisi ganda muda China, Cheng Xing/Zhang Chi.
Lewat duel ketat yang diwarnai ketegangan setting point di gim kedua, Christiansen/Boje sukses membawa pulang medali emas ke negeri dongeng usai menang dengan skor 21-19 dan 23-21.
Nestapa publik tuan rumah mulai terasa saat unggulan kelima tunggal putra, Jonatan Christie, naik ke atas lapangan. Bertekad mengukir sejarah di rumah sendiri, Jojo justru gagal membendung ketangguhan wakil Kanada, Victor Lai, dua gim langsung 19-21 dan 8-21.
Victor Lai yang tampil tanpa beban mengakui bahwa kunci kemenangannya adalah keteguhan mental dalam meredam atmosfer magis dan kebisingan suporter tuan rumah di dalam Istora.
Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie saat mengembalikan kok kepada pemain Kanada, Viktor Lai pada laga final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Dalam laga final ini Jonatan kalah dua gim langsung, 19-21, 8-21. Kekalahan ini menjadikan Jojo hanya juara runner-up. AKURAT.CO/Sopian
"Saya rasa hal tersulit hari ini adalah mengatasi tekanan dari penonton. Sangat bising dan setiap kali Jonatan memenangi poin, rasanya saya bahkan tidak bisa mendengar suara saya sendiri karena sangat, sangat bising," kata Lai.
"Tapi Jonatan juga punya tekanan sebagai favorit tuan rumah. Jadi menurut saya, hal terpenting adalah tetap fokus dan mengabaikan kebisingan tersebut dan percaya bahwa saya bisa, saya bisa menang. Saya merasa sangat beruntung memiliki pelatih dari salah satu negara bulutangkis terbaik."
Setelahnya bergulir laga di sektor ganda putri yang mempertemukan pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.
Mereka sukses menjegal agresivitas unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, melalui pertarungan tiga gim yang melelahkan 21-15, 18-21, dan 21-18.
"Menurut saya, pertandingan hari ini adalah pertandingan mental ya. Jadi siapa yang bisa mengatasi tekanan, dia yang akan menang. Hari ini termasuk pertandingan yang sulit dan kami senang bisa menang di pertandingan ini," kata Matsumoto usai laga.
Matsumoto membeberkan bahwa strategi agresif menjadi kunci utama mereka menjinakkan sang lawan.
"Kami sudah sering berhadapan dengan Liu/Tan, kalau kami terlalu main defense, pasti kami bakal kena serang terus. Kami berdua sama-sama berusaha untuk gerak ke depan dan banyak menyerang. Strategi kami bisa berjalan dengan baik," jelasnya.
Duka publik Istora akhirnya benar-benar paripurna di partai pamungkas saat duet muda ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, gagal menyumbang trofi sebagai penutup.
Menghadapi unggulan ketujuh asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, Raymond/Joaquin dipaksa takluk lewat pertarungan rubber game dengan skor akhir 21-13, 18-21, dan 10-21.
Sempat mengamankan gim pertama dan memimpin jauh 14-8 di gim kedua, Raymond/Joaquin kehilangan momentum akibat kejelian pasangan Malaysia yang memanfaatkan kepanikan mereka sebelum akhirnya ambruk di gim penentu.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren minor puasa gelar bagi wakil tuan rumah di Indonesia Open yang kini genap memasuki tahun kelima.
Hasil Lengkap Final Indonesia Open 2026 (Minggu, 7/6):
WS: An Se Young (Korea Selatan) [1] vs [3] Akane Yamaguchi (Jepang) | 23-21, 21-12
XD: Cheng Xing/Zhang Chi (China) vs [5] Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) | 19-21, 21-23
MS: Jonatan Christie (Indonesia) [5] vs Victor Lai (Kanada) | 19-21, 8-21
WD: Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) [1] vs [5] Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang) | 15-21, 18-21, 18-21
MD: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia) vs [7] Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) | 21-13, 18-21, 10-21 []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








