Akurat Logo

PBSI Rombak Ganda Campuran dan Ganda Putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo Tak Lagi Main Tunggal

Dian Eko Prasetio | 29 Juni 2026, 19:25 WIB
PBSI Rombak Ganda Campuran dan Ganda Putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo Tak Lagi Main Tunggal
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo, dalam salah satu sesi latihan.

AKURAT.CO, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan perombakan besar-besaran pada komposisi pemain di sektor ganda campuran dan ganda putri.

Langkah ini diambil Pelatnas PBSI sebagai bagian dari hasil evaluasi menyeluruh demi mendongkrak daya saing tim nasional dan mempercepat regenerasi di level internasional.

Sorotan utama tertuju pada sektor ganda campuran. Berdasarkan evaluasi mendalam dari tim pelatih lintas sektor, peraih medali emas olimpiade, Apriyani Rahayu, resmi diproyeksikan pindah ke sektor ganda campuran untuk bertandem dengan Dejan Ferdinansyah.

Pelatih Kepala Ganda Campuran PP PBSI, Rionny Mainaky, mengungkapkan bahwa keputusan merombak lini ganda campuran ini lahir setelah melihat performa Apriyani di sektor ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari yang dinilai belum mencapai performa puncak.

"Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan," kata Rionny.

"Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran."

https://akurat.co/badminton/868523/hijrah-ke-ganda-campuran-apriyani-rahayu-siap-debut-bersama-dejan-ferdinansyah-di-taipei-terbuka

Rionny sangat optimistis dengan transisi ini. Menurutnya, karakter bermain Apriyani yang matang dan berpengalaman sangat cocok untuk melengkapi kualitas Dejan Ferdinansyah yang dikenal memiliki pukulan yang mematikan.

"Apriyani memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik, mampu menjadi playmaker, memiliki jangkauan lapangan yang luas, serta kuat dalam transisi bertahan maupun menyerang," jelas Rionny.

"Sementara Dejan mempunyai kualitas smash yang sangat baik dan mampu mengontrol permainan dari area belakang. Kami melihat karakter bermain mereka saling melengkapi."

Efek domino dari perombakan ini juga menyasar sektor ganda putri. Lanny Tria Mayasari yang ditinggal Apriyani kini mendapat tandem baru yang tidak kalah mengejutkan.

PBSI memutuskan menarik pemain tunggal putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo, untuk beralih sektor ke ganda putri.

Pelatih Kepala Ganda Putri PP PBSI, Karel Mainaky, menjelaskan bahwa perpindahan Ester ini ditujukan untuk memperkuat kedalaman skuad pelapis ganda putri Indonesia agar tidak terpaut jauh dari tiga pasangan utama saat ini.

"Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri. Ester memiliki power yang baik dari belakang, smash yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan transisi yang sangat baik," kata Karel.

"Sementara Lanny memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan, mampu mengatur tempo dan membuka peluang serangan. Kami berharap perpaduan kekuatan Ester di belakang dengan kreativitas Lanny di depan dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif."

PBSI menegaskan bahwa kedua pasangan kombinasi baru ini tidak akan dibiarkan berjalan tanpa target. Manajemen telah menyiapkan batas jumlah turnamen internasional sebagai tolok ukur evaluasi objektif sebelum menentukan masa depan kedua pasangan ini ke depan.

Apriyani/Dejan akan diberikan kesempatan unjuk gigi dan dievaluasi setelah melewati enam turnamen internasional. Sementara itu, duet anyar Ester/Lanny akan dipantau secara ketat dalam batas waktu lima turnamen awal.

"Kami ingin memberikan waktu yang cukup kepada setiap pasangan untuk beradaptasi. Evaluasi akan dilakukan secara objektif, mulai dari chemistry, pola komunikasi, adaptasi taktis, hingga konsistensi performa di pertandingan," tutur Rionny.

Hal senada juga ditegaskan oleh Karel Mainaky yang menyebut hasil akhir bukan satu-satunya penilaian utama, melainkan perkembangan kerja sama, adaptasi teknis, dan potensi mereka sebagai pasangan jangka panjang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.