Pelatih Ganda Campuran Diumumkan Pekan Depan, Taufik Hidayat Sebut Nova Widianto Belum Pasti

AKURAT.CO, Teka-teki sosok penanggung jawab baru di sektor ganda campuran Pelatnas PBSI mulai menemui titik terang. Wakil Ketua Umum PP PBSI, Taufik Hidayat, membeberkan bahwa federasi kini tengah menyaring sekitar tiga hingga lima nama kandidat calon Pelatih Kepala Ganda Campuran Utama Pelatnas PBSI, baik dari dalam maupun luar negeri.
Taufik Hidayat menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin "asal-asalan" menentukan pilihan. Namun, karena mengejar efisiensi waktu dan kepastian para atlet, ia menargetkan sosok pelatih baru tersebut dapat diumumkan ke publik pada pekan depan.
Proses perburuan pelatih baru ini menyusul keputusan tegas PP PBSI yang baru saja melakukan perombakan total di sektor ganda campuran per 30 Juli 2026.
PBSI resmi mengakhiri tugas Rionny Mainaky selaku Pelatih Kepala Ganda Campuran Pelatnas PBSI dan Amon Sunaryo sebagai Asisten Pelatih berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh serta pencapaian KPI yang dinilai belum memenuhi harapan.
Mengenai sosok pengganti, Taufik mengungkapkan bahwa kandidat yang masuk berasal dari berbagai latar belakang, baik yang melamar secara mandiri maupun yang dihubungi langsung oleh PBSI.
"Ada beberapa (kandidat). Ada dari luar negeri, ada dari Indonesia, dan ada juga yang bukan orang Indonesia. Jumlahnya kurang lebih sekitar tiga sampai lima kandidat," kata Taufik Hidayat saat ditemui di Midaz Senayan Golf, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Saat disinggung mengenai rumor kembalinya pelatih asal Indonesia yang kini berkarier di Malaysia, seperti Nova Widianto, legenda bulutangkis Tanah Air itu enggan berspekulasi lebih jauh.
"Semuanya belum pasti. Saya belum bisa memastikan apa pun. Nanti semuanya akan kami sampaikan secara resmi. Jujur saja, sampai sekarang saya belum mengantongi satu nama yang benar-benar pasti. Memang ada beberapa kandidat, tapi prosesnya masih berjalan," tuturnya.
Diumumkan Pekan Depan, Pertimbangkan Prestasi dan Suara Atlet
Guna mengantisipasi mepetnya agenda turnamen internasional serta persiapan musim depan, Taufik memberi isyarat akan mempercepat proses penyaringan administrasi.
"Ya sudah, kalau memang dikejar waktu, minggu depan saya umumkan. Saya percepat prosesnya. Tapi secara administrasi semuanya memang belum selesai. Saya juga maunya besok diumumkan, tetapi administrasinya masih berjalan," kata Taufik.
Peraih medali emas Olimpiade Athena itu menekankan bahwa penunjukan pelatih baru ini mengacu pada standar tinggi federasi. PBSI menyoroti rekam jejak, program latihan, hingga kesesuaian dengan para atlet pelatnas.
"Kami masih melihat kelebihan dan kekurangan masing-masing kandidat. Kami juga harus berdiskusi dengan para pemain. Semua itu harus diselesaikan terlebih dahulu," jelas Taufik.
Taufik menegaskan bahwa filosofi evaluasi di pelatnas kini berlaku setara bagi atlet maupun pelatih. Indikator kinerja dan perkembangan prestasi menjadi tolok ukur utama yang tidak bisa ditawar.
"Semua orang mungkin bisa melatih, tetapi pertanyaannya, apakah ada kemajuan yang signifikan? Pokoknya saya ingin secepatnya selesai. Olahraga tidak bisa menunggu terlalu lama, tetapi kami tidak ingin asal memilih pelatih. Kami ingin benar-benar mendapatkan pelatih yang tepat," kata Taufik mengakhiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








