Akurat Logo

Kejuaraan Dunia: Sabar/Reza dan Ana/Trias Lolos, Indonesia Sudah Kirim 7 Wakil ke 16 Besar

Dian Eko Prasetio | 19 Agustus 2026, 20:56 WIB
Kejuaraan Dunia: Sabar/Reza dan Ana/Trias Lolos, Indonesia Sudah Kirim 7 Wakil ke 16 Besar
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Sabar Karyaman/Moh Reza Pahlefi Isfahani, saat tampil menghadapi wakil Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai, di babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 di New Delhi, India, Rabu (19/8/2026). PBSI.

AKURAT.CO, Indonesia sejauh ini berhasil meloloskan tujuh wakil ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bukutangkis 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India, Rabu (19/8/2026).

Dua wakil terbaru yang berhasil melewati babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bukutangkis 2026 adalah pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani serta duet ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Sayang, hasil positif mereka gagal diikuti oleh pasangan ganda campuran muda, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, yang harus terhenti usai kalah rubber game.

Menempati unggulan kesembilan di sektor ganda putra, Sabar/Reza harus memeras keringat ekstra saat berhadapan dengan wakil Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai, sebelum mengunci kemenangan rubber game dengan skor 22-20, 14-21, dan 21-15.

Reza bahkan mengaku sempat kesulitan menemukan bentuk permainan terbaiknya di lapangan lantaran lawan langsung memberikan tekanan sejak awal gim.

"Tadi dari saya banyak belum dapet touch-nya, banyak mati sendiri karena masih agak mencari-cari ritme dan strategi yang pas dengan pola permainan mereka. Ini pertemuan pertama dan mereka langsung selalu menekan kami jadi agak kesusahan," kata Reza.

Sementara itu, Sabar menegaskan bahwa kunci utama kemenangan mereka terletak pada daya juang dan konsistensi untuk terus beradaptasi sepanjang tiga gim berjalan.

"Tekanan bermain di Kejuaraan Dunia kali ini enggak ada ya, tadi mungkin lebih belum adaptasi banyak saja, ini pertandingan pertama juga jadi belum menemukan sentuhan terbaik. Tadi kami terus berusaha dari gim pertama, kedua sampai ketiga. Alhamdulillah membawa hasil yang baik," jelas Sabar.

Menatap babak selanjutnya, Sabar/Reza bakal bersua duet ganda putra tangguh asal Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan. Persiapan matang siap dilakoni demi menjaga asa meraih medali.

"Harapannya pengen dapet medali tapi kami sadar lawan di sini enggak gampang juga. Besok kami harus lawan Lee/Yang dari Taipei, pernah menang-kalah juga jadi banyak yang perlu disiapkan untuk besok dan seterusnya," tambah Reza.

Dari sektor ganda putri, hasil positif juga berhasil diraih oleh pasangan unggulan ke-13, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

https://akurat.co/badminton/883451/kejuaraan-dunia-jojo-dan-alwi-lolos-ke-16-besar-thalita-terhenti-di-tangan-an-se-young

Pasangan yang karib disapa Ana/Trias itu tampil solid saat menundukkan duet Turki, Yasemen Bektas/Sinem Yildiz, dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-14.

Ana mengungkapkan bahwa pada laga perdana ini mereka sengaja menerapkan pola reli panjang demi memetakan situasi lapangan dan hembusan angin.

"Ini laga pertama kami jadi masih menyesuaikan lapangan bagaimana dan coba banyak reli dulu, banyak pukulan dulu biar tahu kondisi anginnya seperti apa. Harapannya kami bisa naik podium tapi yang terpenting bagaimana kami bisa fokus di setiap pertandingan," tutur Ana.

Sementara itu, sang rekan Trias menambahkan bahwa mereka mewaspadai kekuatan pertahanan lawan sebelum akhirnya berhasil mengontrol jalannya laga.

"Mereka bagus menebak bola depannya dan defense-nya juga cukup baik dan kuat, kami tadi coba antisipasi hal itu. Senang akhirnya bisa main di Kejuaraan Dunia, excited tapi harus bisa kontrol jangan berlebihan," kata Trias.

Sayangnya, hasil manis imi gagal diikuti oleh pasangan ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Sempat mencuri gim pertama, Marwan/Aisyah harus mengakui keunggulan ganda campuran unggulan ketiga asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, dengan skor 21-19, 9-21, dan 10-21.

Marwan Faza menjelaskan bahwa kekalahan mereka tak lepas dari perubahan taktik servis dan terima servis agresif yang dilancarkan pasangan Denmark di gim kedua dan ketiga.

"Di gim pertama lawan masih belum menemukan cara main yang pas, kami memanfaatkan dengan adu panjang dan memaksa mereka mengangkat bola. Tapi memang di gim kedua dan ketiga mereka mengubah permainan dari servis dan terima servis. Kami terus terkurung dan tidak bisa lepas dari tekanan," beber Marwan.

Kendati terhenti di babak 32 besar, Marwan/Aisyah tetap mengambil sisi positif dan pelajaran berharga dari keikutsertaan mereka di Kejuaraan Dunia 2026.

Mereka merasa penampilannya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Hasil ini bakal dijadikan modal untuk tampil lebih baik lagi ke depan setelah apa yang mereka lewati beberapa bulan sebelumnya.

"Kami merasa penampilan kami sudah membaik dari sebelumnya. Ini jadi modal untuk lebih baik setelah apa yang saya alami setengah tahun ke belakang," kata Marwan.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.