Marc Marquez Curi Ilmu dari Pembalap Ducati Lainnya: Butuh Adaptasi
Leo Farhan | 1 Juni 2024, 15:13 WIB

AKURAT.CO Pembalap Gresini, Marc Marquez mengakui dirinya masih butuh adaptasi dengan tunggangan barunya, Ducati Desmosedici, sembari mengamati para pembalap Ducati lainnya.
Butuh usaha ekstra bagi Marquez untuk bisa mengamankan podium di Le Mans dan Barcelona, menjelaskan bahwa dirinya telah memelajari data dari pembalap Ducati lainnya agar mendapat putaran yang cepat.
"Saya mempelajari apa yang dilakukan pembalap Ducati lainnya untuk mendapatkan putaran yang cepat dan saya memahaminya. Tapi, sekarang saya perlu waktu untuk beradaptasi," kata Marquez dikutip laman Crash, Sabtu (1/6/2024).
Baca Juga: Marc Marquez Masih Perlu Belajar Cara Balapan yang Pas dengan Ducati, Gresini Belum Bicara Gelar
Masih terus beradaptasi dengan tunggangan barunya tersebut, Marquez mengakui bahwa dirinya juga akan tetap memertahankan gaya berkendaranya.
Karena hal itu merupakan kelebihan yang mampu mengantarkannya menjadi juara dunia.
"Saya mencoba untuk memertahankan gaya menikung saya," kata Marquez menjelaskan adaptasinya dengan Desmosedici.
"Itu adalah salah satu kelebihan saya. Namun tidak mengendur di akhir (tikungan). Tapi Ducati sangat nyaman untuk dikendarai di Mugello. Ini bekerja dengan sangat baik di sini."
Banyak spekulasi yang muncul mengenai rencana Marquez pada tahun 2025. Salah satunya adalah karena dia telah kalah dari Jorge Martin untuk kursi di tim pabrikan Ducati mendamping Francesco Bagnaia.
Baca Juga: Ducati Ajak Penggemar Jelajahi Taman Safari dengan Multistrada V4 S dan Desert X
Tetapi, MotoGP Italia barulah grand prix ketujuh yang dilewati Marquez di atas motor GP23. Dan seperti yang diketahui, pencapaian Marquez terus meningkat disetiap kesempatan.
Pembalap berusia 31 tahun itu bahkan saat ini mampu berada di peringkat tiga klasemen sementara, hanya terpaut dua poin di belakang Bagnaia, dan terpaut 41 poin dari Martin yang memimpin klasemen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






