Akurat Logo
Bank Indonesia

Moto3 Belanda: Puji Kehebatan Veda Ega Pratama di Brno, Hiroshi Aoyama Bidik Momentum di Assen

Dian Eko Prasetio | 25 Juni 2026, 20:37 WIB
Moto3 Belanda: Puji Kehebatan Veda Ega Pratama di Brno, Hiroshi Aoyama Bidik Momentum di Assen
Manajer Tim Honda Asia, Hiroshi Aoyama. X/Honda Team Asia

AKURAT.CO, Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menegaskan ambisinya untuk menjaga momentum positif jelang seri kesepuluh Moto3 Grand Prix Belanda 2026.

Hiroshi Aoyama ingin atmosfer kebangkitan yang ditunjukkan Veda Ega Pratama pada balapan sebelumnya bisa terus berlanjut di Sirkuit TT Assen, Belanda, akhir pekan ini.

Skuad Honda Team Asia memang tengah diselimuti motivasi tinggi. Hal ini tak lepas dari aksi memukau Veda Ega Pratama di GP Ceko sepekan lalu, di mana sang rookie asal Gunungkidul tersebut melakukan comeback sensasional dari posisi start ke-20 untuk finis di peringkat kelima (P5).

Hiroshi Aoyama mengaku sangat puas dengan daya juang serta kematangan yang diperlihatkan Veda maupun rekan setimnya, Zen Mitani, saat menjinakkan Sirkuit Brno, Republik Ceko, yang super panas.

Mantan juara dunia kelas 250cc itu meminta anak-anak asuhnya langsung mengalihkan fokus demi melanjutkan tren peningkatan performa.

"Veda menjalani balapan yang luar biasa dengan bangkit dari P20 ke P5, dan Zen juga memetik pengalaman yang sangat penting. Setelah akhir pekan yang positif di Brno, terutama bagi para pembalap Moto3 kami, kami ingin menjaga momentum ini, terus belajar, dan berkembang dari sesi ke sesi," kata Hiroshi Aoyama dalam rilis resmi tim, Kamis (25/6/2026).

https://akurat.co/balap/868584/moto3-belanda-tatap-seri-assen-veda-ega-pratama-andalkan-kepercayaan-diri-usai-menggila-di-brno

Langkah Veda dan Zen dipastikan kembali menemui ujian berat. Sirkuit TT Assen yang dikenal sebagai The Cathedral of Speed (Katedral Kecepatan) memiliki karakteristik yang menuntut tingkat presisi dan kehati-hatian yang sangat tinggi dari seorang pembalap.

"Sekarang kami menuju Belanda, ke Sirkuit Assen, sebuah lintasan yang sangat bersejarah. Treknya sendiri tergolong cukup sempit, namun kecepatan rata-ratanya sangat tinggi, dipenuhi banyak tikungan cepat dan beberapa bagian teknis yang kecil. Jadi, ini selalu menjadi sirkuit yang menantang bagi para pembalap," beber Aoyama.

Selain faktor teknis lintasan yang sempit dan mengalir, pria asal Jepang ini juga mengingatkan timnya untuk waspada penuh terhadap faktor eksternal, yakni kondisi cuaca di Belanda yang terkenal sangat sulit diprediksi dan sering kali mengubah peta persaingan secara mendadak.

"Ditambah dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, Assen selalu menciptakan situasi dan cerita yang berbeda di setiap musimnya. Kami tidak pernah bosan di sirkuit ini. Kami sangat termotivasi untuk melanjutkan progres ini di Assen," kata Aoyama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.