Moto3 Jerman: Rekan Setim Cedera, Veda Ega Pratama Bakal Berjuang Sendirian di Sachsenring
AKURAT.CO, Perjuangan berat harus dihadapi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada seri kesebelas Moto3 Grand Prix Jerman 2026 akhir pekan ini.
Rookie andalan Honda Team Asia tersebut dipastikan akan menjadi satu-satunya tumpuan tim di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthall, Jerman, setelah rekan setimnya, Zen Mitani, absen akibat cedera.
Zen Mitani harus menepi dari lintasan setelah mengalami kecelakaan hebat pada balapan di Assen, Belanda, pekan lalu.
Pembalap muda asal Jepang itu dilaporkan telah sukses menjalani operasi minggu ini dan langsung memulai proses pemulihan agar bisa segera kembali mengaspal dalam waktu dekat.
Meski harus berstatus sebagai single fighter di garasi Honda Team Asia, motivasi Veda Ega Pratama di Moto3 Jerman sama sekali tidak surut. Kegagalan finis di Assen saat dirinya sedang sengit memperebutkan podium justru meninggalkan rasa penasaran yang besar.
Pembalap asal Gunungkidul itu datang ke Jerman dengan tekad bulat untuk mengonversi modal kecepatan balapnya yang mampu bersaing dengan rider-rider unggulan menjadi raihan poin maksimal.
Terlebih, tidak seperti beberapa sirkuit di paruh pertama musim ini yang asing baginya, Veda Ega Pratama tercatat sudah memiliki pengalaman menjajal aspal Sachsenring dalam karier balap sebelumnya.
Faktor ini dinilai bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi sang juara Asia Talent Cup 2023 untuk langsung tampil menggebrak sejak sesi latihan pertama.
Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengonfirmasi bahwa kesiapan Veda berada di level yang sangat positif. Mantan juara dunia itu meyakini grafik peningkatan performa Veda akan terus berlanjut di Jerman.
"Veda sudah memiliki pengalaman di sirkuit ini sebelumnya dan dia terus menunjukkan kemajuan di setiap akhir pekan. Kami telah melihat peningkatan yang sangat baik sepanjang musim ini, dan kami percaya kami dapat melanjutkan ke arah yang sama akhir pekan ini," kata Hiroshi Aoyama melalui keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).
Sirkuit Sachsenring yang terletak di dekat Chemnitz ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling unik sekaligus menantang dalam kalender MotoGP.
Hanya memiliki panjang 3,67 kilometer, sirkuit ini berkarakter lambat secara kecepatan rata-rata. Namun sangat teknikal karena memiliki perubahan elevasi (tanjakan dan turunan) yang dramatis serta didominasi oleh sepuluh tikungan kiri.
"Sachsenring adalah sirkuit yang sangat spesial. Lintasan ini memiliki banyak perubahan elevasi dan kombinasi unik antara tikungan lambat, sedang, hingga cepat, dengan jumlah tikungan kiri yang sangat banyak," beber Aoyama.
"Ini adalah salah satu trek paling berbeda di kalender dan selalu memberikan tantangan besar bagi para pembalap."
Kehilangan Zen Mitani tentu menjadi pil pahit bagi tim. Namun fokus penuh kini dicurahkan untuk mendukung Veda meraih hasil terbaik sebelum kejuaraan dunia Moto3 2026 memasuki masa libur paruh musim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








