Akurat Logo

Moto3 Jerman: Rekan Setim Cedera, Veda Ega Pratama Bakal Berjuang Sendirian di Sachsenring

Dian Eko Prasetio | 9 Juli 2026, 20:27 WIB
Moto3 Jerman: Rekan Setim Cedera, Veda Ega Pratama Bakal Berjuang Sendirian di Sachsenring
Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama, saat melakukan jalan lintasan di Sirkuit Brno, Republik Ceko, menjelang Moto3 Ceko 2026, Kamis, (18/6/2026). X/Honda Team Asia

AKURAT.CO, Perjuangan berat harus dihadapi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada seri kesebelas Moto3 Grand Prix Jerman 2026 akhir pekan ini.

Rookie andalan Honda Team Asia tersebut dipastikan akan menjadi satu-satunya tumpuan tim di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthall, Jerman, setelah rekan setimnya, Zen Mitani, absen akibat cedera.

Zen Mitani harus menepi dari lintasan setelah mengalami kecelakaan hebat pada balapan di Assen, Belanda, pekan lalu.

Pembalap muda asal Jepang itu dilaporkan telah sukses menjalani operasi minggu ini dan langsung memulai proses pemulihan agar bisa segera kembali mengaspal dalam waktu dekat.

Meski harus berstatus sebagai single fighter di garasi Honda Team Asia, motivasi Veda Ega Pratama di Moto3 Jerman sama sekali tidak surut. Kegagalan finis di Assen saat dirinya sedang sengit memperebutkan podium justru meninggalkan rasa penasaran yang besar.

Pembalap asal Gunungkidul itu datang ke Jerman dengan tekad bulat untuk mengonversi modal kecepatan balapnya yang mampu bersaing dengan rider-rider unggulan menjadi raihan poin maksimal.

https://akurat.co/balap/869341/moto3-belanda-sempat-tembus-posisi-kedua-veda-ega-pratama-berakhir-tragis-di-assen

Terlebih, tidak seperti beberapa sirkuit di paruh pertama musim ini yang asing baginya, Veda Ega Pratama tercatat sudah memiliki pengalaman menjajal aspal Sachsenring dalam karier balap sebelumnya.

Faktor ini dinilai bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi sang juara Asia Talent Cup 2023 untuk langsung tampil menggebrak sejak sesi latihan pertama.

Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengonfirmasi bahwa kesiapan Veda berada di level yang sangat positif. Mantan juara dunia itu meyakini grafik peningkatan performa Veda akan terus berlanjut di Jerman.

"Veda sudah memiliki pengalaman di sirkuit ini sebelumnya dan dia terus menunjukkan kemajuan di setiap akhir pekan. Kami telah melihat peningkatan yang sangat baik sepanjang musim ini, dan kami percaya kami dapat melanjutkan ke arah yang sama akhir pekan ini," kata Hiroshi Aoyama melalui keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).

Sirkuit Sachsenring yang terletak di dekat Chemnitz ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling unik sekaligus menantang dalam kalender MotoGP.

Hanya memiliki panjang 3,67 kilometer, sirkuit ini berkarakter lambat secara kecepatan rata-rata. Namun sangat teknikal karena memiliki perubahan elevasi (tanjakan dan turunan) yang dramatis serta didominasi oleh sepuluh tikungan kiri.

"Sachsenring adalah sirkuit yang sangat spesial. Lintasan ini memiliki banyak perubahan elevasi dan kombinasi unik antara tikungan lambat, sedang, hingga cepat, dengan jumlah tikungan kiri yang sangat banyak," beber Aoyama.

"Ini adalah salah satu trek paling berbeda di kalender dan selalu memberikan tantangan besar bagi para pembalap."

Kehilangan Zen Mitani tentu menjadi pil pahit bagi tim. Namun fokus penuh kini dicurahkan untuk mendukung Veda meraih hasil terbaik sebelum kejuaraan dunia Moto3 2026 memasuki masa libur paruh musim.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.