Moto3 Jerman: Berjuang Sendirian di Sachsenring, Veda Ega Pratama Targetkan Hasil Terbaik demi Zen Mitani

AKURAT.CO, Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku sangat antusias menyambut seri kesebelas Moto3 Grand Prix Jerman 2026 yang akan bergulir di Sirkuit Sachsenring akhir pekan ini.
Menatap balapan penutup paruh musim pertama tersebut, rider besutan Honda Team Asia ini bertekad bangkit dan mengonversi kecepatan motornya menjadi raihan poin maksimal.
"Saya senang bisa kembali membalap setelah Assen. Tentu saja, hasil di sana sangat mengecewakan karena kami sebenarnya memiliki kecepatan untuk bertarung di barisan depan," kata Veda Ega Pratama lewat rilis resmi tim, Kamis (9/7/2026).
"Namun, saya juga memetik banyak rasa percaya diri dari performa yang kami tunjukkan sepanjang akhir pekan lalu."
Langkah Veda Ega Pratama di Moto3 Jerman dipastikan berbeda dari biasanya. Ia harus berjuang sendirian sebagai single fighter di garasi Honda Team Asia lantaran rekan setimnya, Zen Mitani, terpaksa absen.
Pembalap asal Jepang itu harus naik meja operasi minggu ini akibat kecelakaan hebat di Assen pekan lalu dan kini tengah memasuki fase pemulihan.
Situasi ini tak pelak memicu motivasi ekstra bagi sang juara Asia Talent Cup 2023 di Moto3 Jerman. Veda Ega Pratama secara khusus mendedikasikan akhir pekan balapnya di Sachsenring untuk sang rekan setim agar bisa segera pulih.
"Saya ingin mendedikasikan akhir pekan ini untuk Zen. Saya berharap dia mendapatkan pemulihan yang baik dan bisa segera kembali ke lintasan. Saya akan melakukan yang terbaik untuk meraih hasil yang baik bagi seluruh tim," tegas pembalap bernomor motor 9 tersebut.
Sirkuit Sachsenring yang terletak di dekat Chemnitz, Jerman, dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang dalam kalender MotoGP.
Hanya memiliki panjang 3,67 kilometer, sirkuit ini sangat teknikal karena didominasi oleh sepuluh tikungan kiri serta perubahan elevasi (tanjakan dan turunan) yang sangat dramatis.
Walau rata-rata kecepatannya tergolong lambat, sirkuit ini selalu menyajikan drama balapan yang rapat dan sengit.
Beruntung, Veda sudah tidak asing dengan karakter trek tersebut karena telah memiliki pengalaman menjajal aspal Sachsenring pada musim-musim sebelumnya sebelum naik ke kelas Moto3 dunia.
"Sachsenring adalah sirkuit yang saya nikmati. Treknya sangat teknikal dan berbeda dari banyak lintasan lainnya, jadi ini akan menjadi tantangan bagus lainnya," beber Veda.
"Target saya adalah terus berkembang, bekerja sama dengan baik bersama tim sejak sesi pertama, dan membangun akhir pekan balap yang kuat."
Datang dengan modal kecepatan balap yang kuat dari Belanda, aksi Veda Ega Pratama menjinakkan tikungan kiri Sachsenring akan dimulai pada Jumat (10/7/2026) esok siang WIB, melalui sesi Latihan Bebas Pertama (FP1).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







