Akurat Logo

Moto3 Inggris 2026: Kehilangan Sentuhan di Q2, Veda Ega Pratama Siap Banting Setir dari Start 15

Dian Eko Prasetio | 9 Agustus 2026, 14:18 WIB
Moto3 Inggris 2026: Kehilangan Sentuhan di Q2, Veda Ega Pratama Siap Banting Setir dari Start 15
Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama (kiri), saat beraksi di sesi Kualifikasi Moto3 Inggris di Sirkuit Silverstone, Silverstone, Inggris, Sabtu (8/8/2026).X/honda_team_asia

AKURAT.CO, Hari kualifikasi Moto3 Grand Prix Inggris 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8/2026), berjalan tak sesuai skenario bagi Honda Team Asia.

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas mengawali balapan dari posisi start ke-15 (P15) usai mengalami kendala dalam menemukan feeling terbaiknya di atas lintasan saat sesi kualifikasi Moto3 Inggris.

Padahal, Veda Ega Pratama tampil sangat menjanjikan pada hari pertama Moto3 Inggris, Jumat (7/8/2026), dengan menembus tiga besar dan mengamankan tiket langsung ke babak kualifikasi kedua (Q2).

Sayangnya, performa impresif tersebut sulit diulangi pada Sabtu. Rookie asal Gunungkidul itu mengakhiri sesi latihan Sabtu pagi maupun sesi Q2 di urutan ke-16.

Namun, menyusul mundurnya salah satu pembalap akibat cedera, posisi start Veda Egw Pratama terangkat satu tingkat sehingga ia berhak memulai balapan 15 putaran pada Minggu (9/8/2026), hari ini dari urutan ke-15.

Veda secara jujur mengakui bahwa sesi kualifikasi menjadi hari yang jauh lebih berat dibandingkan hari pertama.

https://www.akurat.co/balap/880320/moto3-inggris-makin-solid-veda-ega-pratama-tembus-3-besar-sesi-latihan

Ia mengungkapkan sempat kehilangan rasa percaya diri pada motornya sejak sesi latihan pagi hari sebelum akhirnya melakukan kesalahan taktis saat kualifikasi.

"Sejak pagi saya cukup kesulitan dan tidak benar-benar bisa menemukan rasa percaya diri serta feeling pada motor seperti yang saya rasakan pada hari Jumat," kata Veda melalui keterangan resminya, Minggu (9/8/2026).

"Di kualifikasi, saya tahu bahwa membuntut pembalap lain bisa sangat membantu, jadi saya menunggu momen yang tepat. Tapi kami menunggu terlalu lama dan akhirnya saya memutuskan untuk membalap sendirian. Saya melakukan kesalahan pada putaran itu, dan kemudian tidak ada cukup waktu untuk mengganti ban dan keluar lagi." 

Kendati mengaku kecewa karena gagal memaksimalkan potensi besar yang ditunjukkannya pada hari Jumat, Veda menegaskan tak meratapi hasil tersebut. Ia siap bekerja keras bersama timnya untuk melakukan evaluasi penuh demi melancarkan aksi comeback khas miliknya dari baris kelima.

"Saya akan mulai dari P15, jadi besok adalah kesempatan lain. Saya akan bertarung untuk setiap posisi, mencoba bangkit sejauh mungkin, dan memberikan segalanya untuk mengakhiri balapan dengan hasil yang kuat," jelas Veda penuh optimisme.

Di sisi lain garasi, pembalap muda asal Thailand, Kiattisak Singhapong, terus melanjutkan proses pembelajaran pada penampilan perdananya di kejuaraan dunia Moto3.

Menggantikan Zen Mitani yang cedera, Singhapong berhasil mempertajam feeling-nya dengan finis ke-21 pada latihan Sabtu pagi, sebelum mengamankan posisi ke-9 di Q1.

Sama seperti Veda, adanya penyesuaian grid membuat Singhapong akan mengawali balapan debutnya dari posisi ke-22 (P22).

Dengan tantangan besar di depan mata, Honda Team Asia kini mengalihkan fokus penuh untuk meracik strategi balapan terbaik demi mengamankan poin berharga pada balapan utama Moto3 Inggris 2026 sore ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.