ASEAN Championship: Dihantui Rekor tak Pernah Menang Lawan Malaysia, Ini Respons Indra Sjafri

AKURAT.CO, Rekor buruk menghantui jelang laga Timnas Indonesia U-19 melawan Malaysia di babak semifinal ASEAN Championship U-19 2024. Terutama dalam rekor sang pelatih, Indra Sjafri.
Indra Sjafri belum pernah meraih kemenangan dalam enam laga terakhir melawan Malaysia. Rinciannya empat kali imbang dan dua kali kalah.
Kembali ke 2013 saat Indra Sjafri kali pertama bertemu melawan Malaysia di fase grup Piala AFF U-19, Timnas Indonesia saat itu hanya bermain imbang.
Kemudian kalah di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 dengan skor telak 1-4 dan kembali imbang 1-1 di Piala AFF U-19 2018.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Lawan Malaysia Besok, Indra Sjafri Minta Pendukung Datang ke Stadion
Laga semifinal di turnamen tersebut akhirnya dimenangi Malaysia dalam adu penalti. Sementara pertemuan terakhir di Piala AFF U-22 2019 imbang 2-2.
Menanggapi rekor buruk ini, Indra Sjafri mengatakan hal ini menjadi evaluasi pribadinya menjelang laga besok melawan Malaysia.
“Pertama saya apresiasi semua catatan sejarah tentang Timnas U-19. Ya mudah-mudahan saja apa yang menjadi informasi tadi bahwa saya baru draw empat kali dan kalah dua kali dan tentu itu menjadi evaluasi untuk kita,” kata Indra Sjafri.
Timnas Indonesia U-19 sendiri bakal bersua dengan Malaysia di babak semifinal ASEAN U-19 Championship 2024.
Skuad Garuda Nusantara bakal meladeni permainan Harimau Malaya Muda di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/7/24) malam mulai pukul 19.30 WIB.
Baca Juga: ASEAN Championship: Kabar Baik, Welber Jardim Bugar dan Siap Main Lawan Malaysia Besok!
Indra mengatakan bahwa timmya saat ini memang masih dalam tahap berproses. Namun di setiap laganya Timnas Indonesia U-19 saat ini terus menunjukkan perkembangan.
“Yang penting seperti yang sampai katakan kemarin Timnas U-19 ini disiapkan untuk kualifikasi AFC dan Piala Asia. Tim ini mulai kita bangun sejak Januari proses lagi berlangsung yang penting untuk saya permainan mereka dari pertandingan ke pertandingan jauh lebih baik itu yang penting," kata Indra Sjafri.
“Kalau nanti ada kemenangan itu memang bonus untuk kita dan saya setuju di pertandingan di usia muda menang bukan segalanya."
Meski tak memprioritaskan kemenangan di kelompok usia, Indra tetap menganggap bahwa dalam pertarungan antar negara tetap ada gengsi yang harus dipertaruhkan.
“Tetapi kalau pertandingan antar negara saya tetap dengan filosofi itu (tak memprioritaskan kemenangan)," kata Indra.
"Tetapi gengsi negara harus kita perjuangankan dan itu yang saya sampaikan bahwa pertandingan antar negara itu kan antar filosofi tetapi ada gengsi di situ, termasuk lawan Malaysia dan Australia."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








