Eks Pemain Timnas Indonesia Harap Mental Garuda Terjaga dengan Absennya Sejumlah Pemain Diaspora

AKURAT.CO, Mantan penggawa Timnas Indonesia, Indriyanto Nugroho, angkat suara soal banyaknya pemain diaspora yang absen membela Garuda melawan China dan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Indriyanto Nugroho menilai bahwa pemain Timnas Indonesia yang ada saat ini penting dan diharapkan memiliki mental baja.
"Sebenarnya semua pemain penting, tapi paling tidak pemain yang dipanggil saat ini bisa memberi yang terbaik untuk Indonesia," ucap Indriyanto Nugroho di Jakarta, Jumat (30/5).
Baca Juga: Akrab dengan Pelatihan Usia Muda, Indriyanto Nugroho Siap Bantu Simon Tahamata Blusukan ke Pelosok
"Mental para pemain harus terjaga. Saya berharap pemain yang dipanggil untuk pertandingan lawan China dan Jepang bisa maksimal untuk mengganti pemain yang tidak bisa merumput."
Beberapa pemain memang dipastikan batal membela Timnas Indonesia melawan China dan Jepang. Sebut saja Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders, dan yang terbaru ada nama Sandy Walsh yang batal bergabung karena permasalahan kesehatan.
Indriyanto juga meminta deretan Pelatih Timnas Indonesia di bawah komando Patrick Kluivert bisa menyiapkan game plan berjalan dengan baik.
Baca Juga: Timnas Indonesia Mulai Berlatih di Bali, Patrick Kluivert Puas dengan Kondisi Pemainnya
"Tinggal adaptasi pemain karena kompetisi sudah banyak yang selesai. Tapi cuaca harus dihadapi oleh pemain karena sedang tidak bagus juga," kata Indriyanto.
"Saya berharap staf pelatih, Alex Pastoor bisa memberi masukan kepada Patrick Kluivert bagaimana bertahan dan menyerang. Semoga game plan untuk Timnas kita berjalan semakin baik."
Indriyanto yang merupakan salah seorang pemain yang sempat menimba ilmu di Italia bersama tim Primavera pada dekade 1990-an ini percaya Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan saat melawan China nanti.
"Saya optimistis lawan China, dengan adanya pemain baru diharapkan bisa membantu pemain yang tidak bisa main di pertandingan lawan China," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







