Erick Thohir Minta Staf Pelatih Timnas Indonesia Pelajari Arab Saudi dan Irak Meski tanpa Latihan
Endarti | 17 September 2025, 16:23 WIB

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta kepada Direktur Tekniknya, Alexander Zwiers, bersama staf Kepelatihan Timnas Indonesia agar segera mempelajari kekuatan Arab Saudi dan Irak, termasuk tanpa latihan di atas lapangan.
"Saya sudah meminta kepada Direktur Teknik dan tim kepelatihan untuk mulai melakukan review-review tanpa latihan antara pelatih dan pemain," ucap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta, Selasa (16/9).
Persiapan Timnas Indonesia sendiri memang terbilang sangat mepet menuju putaran keempat ini. Bahkan latihan dengan kekuatan penuh baru bisa dimulai pada 6 Oktober 2025 sementara laga pertama putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 digelar pada 8 Oktober.
"Hal-hal ini yang kami coba maksimalkan. Cukup berat tekanannya, tapi kami hadapi. Itu realita yang harus kami lakukan," tutup pria yang kini menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga itu.
Timnas Indonesia bakal menantang Arab Saudi dan Irak dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda tergabung di grup B dan bakal bertanding pada Oktober mendatang.
Baca Juga: PSSI Protes Penunjukkan Wasit Asal Kuwait di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia akan terlebih dahulu menantang Arab Saudi pada 8 Oktober di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi. Tiga hari berselang Jay Idzes dan kolega menantang Irak di lokasi yang sama.
Tim besutan Patrick Kkuivert ini harus habis-habisan di putaran keempat ini untuk meraih satu tiket langsung tampil di panggung Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Namun hal itu tidak mudah. Sebab Timnas Indonesia harus menjadi juara grup B di putaran keempat nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







