STY Layak Dapat Kesempatan Kedua di Timnas Indonesia

AKURAT.CO Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, menilai peluang Shin Tae-yong untuk kembali menangani Tim Nasional Indonesia terbuka lebar setelah PSSI resmi memutus kontrak dengan Patrick Kluivert dan jajaran pelatih Timnas lainnya.
Habib menyatakan secara pribadi ia mendukung penuh jika Shin Tae-yong kembali dipercaya memimpin skuad Garuda, mengingat rekam jejak pelatih asal Korea Selatan itu yang mampu membawa kemajuan signifikan bagi sepak bola Indonesia.
“Kalau memang pilihannya kembali kepada Shin Tae-yong, secara pribadi, bukan sebagai anggota Komisi X, saya sangat setuju,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, PSSI juga perlu membuka peluang bagi pelatih lain yang dinilai memiliki kemampuan dan visi kuat untuk membawa Timnas Indonesia semakin berprestasi.
“Mungkin bukan hanya sebatas Shin Tae-yong saja. Kalau ada pelatih yang lebih andal, tidak ada salahnya dipertimbangkan,” tambahnya.
Habib menekankan, bila Shin Tae-yong benar-benar kembali, maka PSSI harus memberikan kebebasan penuh dalam menentukan strategi dan komposisi pemain.
Baca Juga: Kluivert Gagal di Timnas Indonesia Karena Tak Punya Pola dan Motivasi
“Berikan kebebasan sepenuhnya kepada Shin Tae-yong untuk memilih pemain dan menentukan pola permainan yang diinginkan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga berharap Shin diberi ruang untuk menentukan tim pelatih pendamping sesuai kebutuhannya di lapangan.
“Biarkan Shin menentukan siapa yang akan mendampinginya saat melatih,” ujarnya.
Sebelumnya, sebagaimana telah diperkirakan publik, PSSI resmi memutus kontrak Patrick Kluivert beserta jajaran pelatih asal Belanda lainnya melalui mekanisme mutual termination pada Kamis (16/10/2025).
“Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” tulis PSSI di laman resminya.
Kesepakatan ini juga mencakup penghentian kerja sama dengan pelatih Timnas U-23 dan U-20, Gerald Vanenburg dan Frank Van Kempen, yang sama-sama berasal dari Belanda.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap arah pembinaan sepak bola nasional.
Baca Juga: 7 Cara Alami Atasi Hidung Tersumbat, Tanpa Obat Semprot!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









