PSSI Awards 2026 Jadi Panggung Apresiasi Semua Pejuang Sepakbola

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa PSSI Awards 2026 bukan sekadar seremoni tahunan.
Lebih dari itu, ajang ini menjadi bentuk penghargaan bagi seluruh elemen yang telah berkontribusi dalam membangun sepakbola nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick Thohir saat menghadiri malam penganugerahan yang digelar di Studio 6 Emtek, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Acara ini menjadi momen spesial karena merupakan penyelenggaraan pertama setelah PSSI memasuki usia ke-95 tahun.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kesempatan tersebut, mulai dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, CEO Emtek Group, Sutanto Hartono, hingga perwakilan FIFA kawasan Asia-Oseania, Sanjeevan Balasingam.
Hadir pula pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, serta Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.
Dalam sambutannya, Erick menekankan bahwa penghargaan ini ditujukan bagi seluruh “pahlawan” sepakbola, bukan hanya pemain yang tampil di lapangan, tetapi juga mereka yang bekerja di balik layar.
“Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau, bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level grassroots sampai sepakbola prestasi,” ujar Erick lewat keterangan resminya, Sabtu (28/3/26).
Ia menilai, kemajuan sepakbola Indonesia tidak mungkin dicapai secara individual. Banyak pihak yang berperan penting, mulai dari perangkat pertandingan, pengurus daerah, hingga suporter yang terus memberikan dukungan tanpa henti.
Menurut Erick, kehadiran PSSI Awards membawa semangat baru yang lebih inklusif dan membumi.
Ajang ini diharapkan mampu merangkul seluruh elemen sepakbola, sekaligus menjaga mimpi besar untuk membawa sepakbola Indonesia ke level yang lebih tinggi.
“Sepakbola tidak pernah dibangun sendirian. Karena itu, penghargaan ini hadir untuk semua yang selama ini ikut menjaga mimpi sepakbola Indonesia tetap hidup,” tegasnya.
Pada edisi tahun ini, PSSI Awards memberikan penghargaan dalam tujuh belas kategori, yang mencakup aspek teknis hingga pengembangan sepakbola. Sejumlah nama besar pun masuk dalam daftar penerima penghargaan.
Di antaranya, Marselino Ferdinan sebagai Men’s Young Player of The Year, Jay Idzes sebagai Men’s Player of The Year, serta Safira Ika yang meraih Women’s Player of The Year.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Maarten Paes sebagai kiper terbaik putra dan Emil Audero untuk kategori Saves of The Year. Sementara itu, Rizky Ridho dinobatkan sebagai pencetak gol terbaik tahun ini.
Tak hanya individu, sejumlah program dan komunitas juga mendapat apresiasi, seperti Gala Siswa Indonesia dan MilkLife Soccer Challenge yang dinilai berkontribusi besar dalam pembinaan usia dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









