Akurat Logo

Hector Souto Soroti Banyaknya Lapangan Futsal di Indonesia yang Rusak dan Tak Sesuai Standar

Zainal Hasan | 24 April 2026, 15:58 WIB
Hector Souto Soroti Banyaknya Lapangan Futsal di Indonesia yang Rusak dan Tak Sesuai Standar
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto.

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyoroti kondisi fasilitas futsal di Tanah Air yang dinilainya masih jauh dari ideal.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis (23/4/2026), Hector Souto mengungkapkan keprihatinannya terhadap sarana latihan yang digunakan para pemain muda.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta muda dengan mimpi besar di dunia futsal. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya ditunjang oleh infrastruktur yang memadai.

Hector Souto menilai masih banyak lapangan yang memiliki permukaan rusak, ukuran tidak sesuai standar, hingga fasilitas yang belum layak untuk menunjang pembinaan pemain secara optimal.

Kondisi ini, kata dia, menjadi tantangan serius dalam proses pengembangan atlet.

"Anak-anak kita bermain di mana? Tumbuh di lapangan yang tidak membantu untuk bermimpi," ujar Souto.

Ia menjelaskan, lapangan dengan kondisi tersebut memang masih bisa dimanfaatkan untuk aktivitas rekreasi.

Namun, untuk mencetak pemain yang siap bersaing di level tinggi, dibutuhkan fasilitas yang lebih baik dan sesuai standar.

"Permukaan yang rusak, ukuran lapangan yang terlalu kecil, dan lapangan yang tidak memenuhi standar. Untuk penggunaan rekreasi, itu tetap bermanfaat," kata Souto menjelaskan.

"Namun, untuk mengembangkan pemain yang siap bersaing, kita membutuhkan kondisi yang lebih baik."

Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa pernyataannya bukan ditujukan sebagai kritik terhadap pihak tertentu.

Ia menyebut pandangannya sebagai bentuk refleksi atas pentingnya perhatian terhadap pembangunan fasilitas olahraga.

"Ini bukan kritik, ini adalah refleksi. Berinvestasi pada fasilitas olahraga berarti berinvestasi pada kesehatan, pendidikan, nilai-nilai kehidupan, dan peluang bagi ribuan anak muda, dengan memberi mereka jalan yang lebih baik untuk masa depan mereka," imbuh Souto.

Souto juga menekankan bahwa perbaikan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar berskala nasional.

Ia justru melihat peran penting investasi di tingkat lokal agar masyarakat luas bisa mengakses lapangan yang layak.

"Dan saya tidak sedang berbicara tentang rencana investasi nasional atau federasi. Saya berbicara tentang investasi lokal. Lapangan yang layak untuk digunakan masyarakat luas, bukan fasilitas eksklusif hanya untuk segelintir orang," tuturnya.

Dalam program Talent Detection yang tengah dijalankannya, Souto mengaku menemukan banyak potensi menjanjikan di berbagai daerah.

Ia melihat langsung semangat para pemain muda serta dedikasi para pelatih yang terus bekerja mengembangkan futsal Indonesia.

Agenda tersebut masih akan berlanjut ke beberapa kota lainnya. Souto berharap, ketika masa tugasnya berakhir nanti, kondisi futsal Indonesia sudah mengalami kemajuan signifikan.

"Saya berharap ketika misi saya di Indonesia selesai, futsal akan berada dalam kondisi yang lebih baik dibanding saat saya datang. Dan tidak ada satu pun anak yang harus mengejar mimpi besar di lapangan yang tidak sepadan dengan bakatnya," imbuhnya.

Ia pun menutup pernyataannya dengan optimisme tinggi terhadap masa depan futsal Indonesia.

"Kalian benar-benar pantas mendapatkannya. Kita bisa!!" tandas Souto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.