Borneo FC dan Persib Bandung Bersaing Sampai Akhir, I.League Siapkan Dua Trofi

AKURAT.CO, Persaingan perebutan gelar juara Super League 2025-2026 dipastikan berlangsung hingga pekan terakhir. Persib Bandung dan Borneo FC masih saling sikut di papan atas klasemen dengan raihan poin yang sama hingga saat ini.
Situasi tersebut membuat operator kompetisi, I.League, mulai menyiapkan skenario khusus untuk penyerahan trofi juara musim ini. Dua trofi akan ditempatkan di lokasi berbeda karena peluang juara masih terbuka bagi kedua tim.
Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, mengatakan bahwa ketatnya persaingan musim ini menjadi bukti kompetisi berjalan sangat kompetitif. Hingga memasuki akhir musim, belum ada tim yang benar-benar aman di posisi teratas.
Saat ini Persib masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 75 poin. Namun, Borneo FC terus menempel ketat dengan jumlah poin yang sama.
Maung Bandung tetap berada di posisi pertama karena unggul head to head atas Pesut Etam. Keunggulan tersebut membuat Persib masih memegang kendali dalam perebutan trofi juara.
Asep Saputra mengakui kemungkinan penentuan juara terjadi hingga menit terakhir pertandingan membuat operator harus melakukan persiapan ekstra. Salah satunya dengan menyiapkan trofi di dua kota berbeda.
Menurutnya, langkah tersebut bukan hal baru dalam sepakbola Indonesia. Situasi serupa pernah terjadi pada musim 2018 ketika penentuan juara juga berlangsung dramatis sampai pekan terakhir kompetisi.
Kala itu, Persija Jakarta berhasil memastikan gelar juara setelah menang tipis 2-1 atas Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Operator liga saat itu juga menyiapkan trofi di dua lokasi berbeda.
“Kalau sampai pekan ke-33 belum ada kepastian juara, tentu kami harus menyiapkan trofi di dua tempat,” ujar Asep Saputra kepada awak media di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan trofi replika merupakan konsekuensi dari persaingan yang berlangsung sangat ketat hingga akhir musim. Menurutnya, hal seperti ini juga lazim terjadi di kompetisi besar dunia.
Selain membahas trofi juara, I.League memastikan jadwal pekan terakhir akan digelar serentak demi menjaga fair play kompetisi. Tujuh pertandingan akan dimainkan bersamaan pada 23 Mei mendatang.
Sementara itu, dua laga lainnya dijadwalkan lebih awal karena sudah tidak berpengaruh terhadap perebutan gelar juara maupun zona degradasi.
Asep juga memastikan desain trofi juara musim ini belum mengalami perubahan. I.League masih menggunakan trofi yang sama seperti musim sebelumnya.
Di sisi lain, ia menegaskan penunjukan wasit untuk laga-laga penentuan gelar sepenuhnya menjadi kewenangan Komite Wasit PSSI. I.League hanya membantu dari sisi operasional pertandingan, termasuk dukungan teknologi VAR dan kebutuhan teknis lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







