Akurat Logo

I.League Buka Peluang Persija Jakarta Main di Kompetisi ASEAN

Zainal Hasan | 15 Mei 2026, 16:07 WIB
I.League Buka Peluang Persija Jakarta Main di Kompetisi ASEAN
Pesepakbola Persija Jakarta, Paulo Ricardo (kiri), bersama rekan setimnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persis Solo di laga Super League di Stadion GBK, Jakarta, Senin (27/4/2026). ANTARA/Asprilla Dwi Adha

AKURAT.CO, Peluang tambahan wakil Indonesia di ASEAN Club Championship musim depan mulai terbuka. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengungkapkan pihaknya tengah mengupayakan agar klub peringkat ketiga Super League 2025-2026 bisa ikut tampil di ajang Asia Tenggara tersebut.

Saat ini, Indonesia sudah dipastikan memiliki dua wakil di kompetisi AFC musim depan. Juara Super League akan tampil di babak play-off AFC Champions League (ACL) 2, sedangkan posisi runner-up mendapatkan tiket ke play-off AFC Challenge League (ACGL).

Namun, di tengah kepastian itu, I.League juga mulai mempersiapkan skenario tambahan jika ASEAN Club Championship membuka slot lebih banyak bagi klub Indonesia.

Asep Saputra menegaskan pembahasan mengenai tambahan slot masih dalam tahap komunikasi dan belum menjadi keputusan resmi dari AFF.

"Satu lagi ya, harapan kita mudah-mudahan bisa diberikan slot tambahan. Namun, sekali lagi saya agak berhati-hati menyampaikan ini karena ini bukan sebuah janji, ini kan upaya," ujar Asep Saputra di Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Ia menyebut secara regulasi, peserta ASEAN Club Championship sejatinya berasal dari peringkat satu dan dua kompetisi domestik. Meski begitu, peluang tambahan kuota tetap terbuka jika AFF melakukan perubahan format peserta.

"Kalau memang bisa diberikan kepada peringkat tiga. Kalau berdasarkan regulasinya memang harus satu dan dua, tapi sekali lagi kita menunggu saja karena AFF nanti akan merilis. Jadi mohon juga jangan disalahartikan pernyataan saya menyampaikan, ‘oh sudah...’, belum," lanjutnya.

Kompetisi BRI Super League 2025-2026 sendiri kini tinggal menyisakan dua pertandingan. Persaingan juara masih melibatkan Persib Bandung dan Borneo FC, sementara posisi ketiga sudah dipastikan menjadi milik Persija Jakarta.

Kondisi tersebut membuat Persija berpotensi menjadi klub yang mendapat keuntungan apabila tambahan slot ASEAN Club Championship benar-benar diberikan kepada Indonesia.

Menurut Asep, wacana penambahan slot muncul setelah adanya informasi bahwa jumlah peserta ASEAN Club Championship musim depan akan bertambah menjadi 14 klub.

Dengan bertambahnya jumlah peserta, I.League mulai menghitung berbagai kemungkinan distribusi wakil Indonesia sekaligus menyesuaikan kalender kompetisi domestik.

"Jadi kita berupaya karena memang kita sangat ketat sekali. Karena kita dengar juga ASEAN Club Championship pesertanya nambah jadi 14 kan. Kalau bisa berhitung misalnya kita Super League, lalu ada yang main ACL, pasti mereka akan isi yang kosong-kosong. Nah jadwalnya pasti kita akan terima nanti," jelas Asep.

Selain persoalan slot, I.League juga mulai mengantisipasi potensi padatnya jadwal musim depan. Klub-klub yang tampil di kompetisi Asia diperkirakan akan menghadapi beban pertandingan yang lebih berat dibanding musim sebelumnya.

Tak hanya AFC dan ASEAN Club Championship, operator liga juga harus mempertimbangkan kemungkinan hadirnya turnamen tambahan di level domestik.

"Belum kan ada aspirasi soal turnamen Liga Cup dan lain-lain kan juga harus naruh juga. Jadi memang itu bagaimana kita memastikan jadwal ini bisa dipakai," imbuh Asep.

Situasi itu membuat I.League dituntut menyusun kalender kompetisi secara lebih rinci agar klub peserta tetap bisa menjalani seluruh agenda tanpa benturan jadwal yang terlalu padat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.