Disebut Segera Tinggalkan Manchester City, ke Mana Pep Guardiola Akan Pergi?
AKURAT.CO, Sikap Pep Guardiola yang mengelak setiap kali ditanya soal apakah ia akan meninggalkan Manchester City akhir musim ini mulai mengisyaratkan kesimpulan.
Sejumlah media di Inggris dan jurnalis terkemuka di Eropa sudah menurunkan laporan bahwa Pep Guardiola diperkirakan akan melepaskan jabatan pelatih Manchester City.
The Guardian, misalnya, menyebut bahwa kepergian Pep Guardiola akhir musim ini sudah beredar di kalangan petinggi Manchester City.
"Klub tidak mengonfirmasi laporan pada Senin malam bahwa pertandingan terakhir Guardiola sebagai manajer City adalah laga kandang melawan Aston Villa hari Minggu (nanti), hari terakhir Liga Primer musim ini," tulis The Guardian.
"Tetapi semakin banyak tokoh di sekitar klub memperkirakan pengumumannya sebelum akhir musim."
Menguatnya kabar Guardiola bakal hengkang dari City terjadi pasca pelatih asal Katalunya berusia 55 tahun itu memastikan final Piala FA dan akhirnya membawa klubnya menjadi juara.
The Citizens menjuarai Piala FA musim terakhir dengan mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 di Stadion Wembley, London, Inggris, pekan lalu. Gol tunggal kemenangan City dicetak oleh Antoine Semenyo di menit ke-71.
Jika kabar ini benar terjadi, Guardiola berarti meninggalkan City setelah berkiprah selama sepuluh musim sejak datang dari Bayern Munchen pada 2016.
Pada saat yang sama, eks Pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut tak meneruskan sisa kontraknya sampai 2027.
Sepuluh tahun menahkodai City, Guardiola menyumbangkan total 20 gelar. Di antaranya enam Liga Primer, tiga Piala FA, lima Piala Liga, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Eks asistennya yang pernah membesut Leeds United dan Chelsea, Enzo Maresca, disebut-sebut sebagai kandidat terkuat pengganti Guardiola di City.
Apa Selanjutnya untuk Pep Guardiola?
Jauh hari semasa Guardiola memutuskan meninggalkan Barcelona pada 2012, sang entrenador menyatakan hasratnya untuk melatih tim nasional.
Tim Nasional Brasil kala itu sempat dikabarkan merekrut Guardiola. Alih-alih, eks gelandang tersebut memutuskan untuk bertenang alias "menganggur" selama setahun dan tinggal di New York, Amerika Serikat.
Tahun ini tampaknya hal yang sama bakal terjadi lagi mengingat Guardiola konon harus bercerai dengan istrinya karena memilih memperpanjang kontrak yang semestinya selesai musim panas lalu.
Kalaupun Guardiola memilih tim nasional, dengan kalibernya, tim-tim besar sudah punya pelatih saat ini sejalan Piala Dunia 2026 kian dekat.
Italia ada peluang pasca gagal ke Piala Dunia tahun ini di mana mereka absen untuk yang ketiga secara beruntun. Namun, Azzuri kabarnya bakal merekrut kembali Antonio Conte.
Situasi paling mungkin adalah setelah Piala Dunia. Jerman dan Argentina punya probabilitas untuk Guardiola.
Bagaimana dengan klub?
Setelah berkarier di Spanyol, Jerman, dan Inggris, Italia adalah salah satu kompetisi elite Eropa yang belum dijejaki Guardiola.
Lagi pula, semasa menjadi pemain, Guardiola pernah berkiprah di AS Roma dan Brescia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






