Persija Gagal Juara, Ardhi Tjahjoko Siap Mundur dari Posisi Manajer Tim

AKURAT.CO, Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, membuka peluang mundur dari jabatannya setelah gagal membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara Super League 2025-2026.
Hasil akhir yang hanya menempatkan Persija di papan atas klasemen membuat Ardhi Tjahjoko merasa harus bertanggung jawab terhadap capaian tim sepanjang musim ini.
Ardhi Tjahjoko menegaskan bahwa 0target Persija sejak awal kompetisi adalah menjadi juara liga.
Namun, kegagalan memenuhi target tersebut membuat dirinya siap menerima segala bentuk evaluasi dari manajemen klub.
“Target kita juara, tapi kita tidak juara dan hanya berada di peringkat ketiga. Jadi, saya serahkan kepada pimpinan, saya siap mundur dari jabatan sebagai manajer,” ujar Ardhi di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Ia mengaku hingga kini belum mengetahui bagaimana nasibnya bersama Persija untuk musim depan.
Meski demikian, Ardhi menilai bahwa sebagai manajer dirinya tetap memiliki tanggung jawab moral atas hasil yang diraih tim.
“Saya belum tahu bagaimana ke depannya. Tetapi, sebagai manajer tentu saya punya rasa tanggung jawab terhadap tim,” katanya.
Di tengah situasi tersebut, fokus Persija saat ini masih tertuju pada pertandingan terakhir musim ini melawan Semen Padang FC. Ardhi berharap timnya mampu menutup kompetisi dengan kemenangan.
Menurutnya, meski menghadapi tim yang sudah terdegradasi, Persija tidak boleh menganggap laga berjalan mudah. Ia meminta para pemain tetap tampil maksimal demi mengamankan tiga poin.
“Mudah-mudahan kita bisa meraih kemenangan di laga terakhir. Bagi saya, menghadapi tim papan bawah atau papan atas sama saja karena semua punya kekuatan,” ucap Ardhi.
Sebelumnya, Ardhi juga sempat menyampaikan permintaan maaf kepada suporter Persija melalui unggahan di media sosial pribadinya.
Dalam pernyataan itu, ia mengaku siap bertanggung jawab atas kegagalan tim merebut trofi Super League musim ini.
“Lupakan tahun ini. Saya selaku manajer Persija memohon maaf karena gagal memenuhi target menjadi juara Super League,” tulis Ardhi.
Sepanjang musim 2025-2026, Persija sebenarnya sempat bersaing dalam perebutan gelar.
Namun, hasil kurang konsisten di sejumlah pertandingan penting membuat langkah Macan Kemayoran keluar dari jalur juara menjelang akhir kompetisi.
Kini, evaluasi besar diperkirakan akan dilakukan manajemen Persija untuk menyambut musim baru.
Tidak hanya sektor pemain, posisi tim pelatih hingga jajaran manajemen juga disebut berpotensi mengalami perubahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








