Mauricio Souza Akui Persija Kehilangan Momentum Juara, Tetap Beri Respek untuk Persib

AKURAT.CO Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan apresiasi atas keberhasilan Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026. Juru taktik asal Brasil itu menilai Persib layak menjadi kampiun setelah menunjukkan konsistensi sepanjang musim.
Persib memastikan gelar juara usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Hasil tersebut cukup membawa Maung Bandung mengunci posisi puncak klasemen akhir sekaligus mencatatkan sejarah baru.
Baca Juga: Persib vs Persijap: Maung Bandung di Ambang Pesta, GBLA Mulai Ramai Nuansa 'Biru'
Keberhasilan itu menjadi gelar liga ketiga secara beruntun bagi Persib. Tim asal Kota Kembang tersebut sukses mengungguli Borneo FC Samarinda melalui keunggulan head to head, meski kedua tim sama-sama mengoleksi 79 poin hingga akhir musim.
Di sisi lain, Persija Jakarta harus mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga dengan koleksi 71 poin. Macan Kemayoran sebenarnya sempat terlibat dalam persaingan perebutan gelar, namun peluang itu perlahan sirna memasuki pekan-pekan akhir musim.
Mauricio Souza menilai kegagalan timnya menjaga konsistensi di kandang menjadi penyebab utama Persija gagal bersaing hingga garis akhir. Menurutnya, terlalu banyak poin yang terbuang saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Padahal, performa tandang Persija terbilang impresif sepanjang musim. Tim ibu kota sukses mengumpulkan 34 poin dari laga tandang lewat catatan 11 kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kekalahan.
Sayangnya, catatan kandang Persija tidak cukup solid untuk menopang ambisi juara. Dari 17 laga home, Macan Kemayoran hanya meraih 37 poin hasil dari 11 kemenangan, empat kali imbang, dan dua kekalahan.
Statistik tersebut masih kalah dibanding Persib Bandung yang tampil nyaris sempurna di kandang dengan torehan 47 poin tanpa sekali pun menelan kekalahan. Sementara Borneo FC Samarinda mampu mengumpulkan 46 poin di kandang dan hanya kehilangan sedikit poin sepanjang musim.
Baca Juga: Gara-Gara Rayhan Hannan, John Herdman Lebih Pilih Nonton Persija Ketimbang Persib
Mauricio menegaskan bahwa hasil di kandang menjadi faktor pembeda dalam kompetisi yang ketat seperti Super League. Ia menyebut tim dengan performa tandang bagus biasanya memiliki peluang besar bersaing di papan atas, tetapi kondisi itu harus diimbangi dengan dominasi saat bermain di markas sendiri.
“Terkait musim yang kami jalani, saya rasa kami seharusnya bisa tampil lebih baik dalam laga kandang. Menurut saya, hal itulah yang menentukan hasil akhir di kompetisi ini. Secara historis, tim yang tampil bagus di laga tandang selalu memiliki keuntungan dalam kompetisi. Sementara kami justru kehilangan banyak poin di kandang sendiri,” ujar Mauricio Souza.
Meski gagal meraih gelar juara, Mauricio tetap memberikan penghormatan kepada Persib Bandung atas keberhasilan mereka mempertahankan konsistensi hingga akhir musim. Baginya, pencapaian rival Persija itu patut diapresiasi.
Kini, Persija dihadapkan pada evaluasi besar jelang musim baru. Mauricio berharap timnya bisa belajar dari kekurangan musim ini agar tampil lebih stabil dan mampu kembali bersaing dalam perebutan trofi pada kompetisi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









