Akurat Logo

Festival Sepakbola Rakyat 2026 di Makassar Jadi Ajang Unjuk Bakat Talenta Muda

Zainal Hasan | 24 Mei 2026, 23:37 WIB
Festival Sepakbola Rakyat 2026 di Makassar Jadi Ajang Unjuk Bakat Talenta Muda
Digelar di Makassar, Festival Sepakbola Rakyat 2026 menjadi ruang pembinaan pemain muda melalui kompetisi, coaching clinic, dan seminar kepelatihan.

AKURAT.CO Antusiasme tinggi pecinta sepak bola usia muda terlihat dalam gelaran Festival Sepakbola Rakyat 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Telkom Makassar, Sulawesi Selatan, pada 21-23 Mei 2026.

Ratusan peserta dari berbagai sekolah sepakbola (SSB) dan SMA turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Festival ini menjadi salah satu ruang pengembangan talenta muda sepak bola yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari komunitas, pelatih, hingga pegiat sepak bola nasional. Makassar menjadi kota keempat penyelenggaraan setelah Jakarta, Labuan Bajo, dan Palu.

Baca Juga: Klub Rugi, Investor Merasa Terancam: Suporter Sepakbola Indonesia Mau Diapakan ?

Selain pertandingan sepakbola usia muda, kegiatan tersebut juga menghadirkan seminar kepelatihan dan coaching clinic yang diikuti para pelatih serta pemain muda dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Praktisi sepakbola nasional, Ratu Tisha Destria, menilai pembinaan pemain muda membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari banyak pihak agar berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan sepak bola usia dini bukan hanya soal meningkatkan kemampuan teknis pemain, tetapi juga membangun karakter dan mentalitas kompetitif sejak usia muda.

“Pendampingan talenta muda memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan federasi, pemerintah, swasta, hingga komunitas akar rumput. Inisiatif ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim,” ujar Ratu Tisha.

Direktur PT Garuda Gemah Nusantara (GGN), Rizky Aidi, mengatakan festival tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pemain muda daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus memperluas peluang mereka berkembang di dunia sepakbola.

“Ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah panggung bagi anak-anak daerah untuk bermimpi lebih tinggi,” kata Rizky.

Dalam penyelenggaraan di Makassar, sebanyak 160 peserta dan 32 ofisial dari 32 SSB dan SMA mengikuti turnamen kelompok usia U-15. Sementara turnamen mini soccer 8x8 diikuti 360 peserta dan 48 pelatih.

Kegiatan juga diramaikan dengan seminar kepelatihan yang menghadirkan coach Ricky Riskandi dan Fabio Oliviera. Ricky Riskandi pernah menjadi asisten pelatih Timnas Putri Indonesia, sedangkan Fabio Oliviera dikenal sebagai mantan asisten pelatih Timnas Indonesia pada 2012.

Baca Juga: Piala Presiden 2026: Bukti Sepakbola Pemersatu dari Akar Rumput

Sebanyak 48 pelatih mengikuti seminar tersebut untuk memperdalam metode pembinaan pemain muda dan pengembangan taktik sepakbola usia dini.

Tak hanya itu, coaching clinic yang digelar selama festival juga diikuti 65 peserta dari berbagai SSB di Makassar dan sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan.

Fabio Oliviera berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi pemain muda untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan mereka.

“Untuk adik-adik jangan lupa terus berlatih, terus improve, terus kerja keras ke depannya,” ujar Fabio.

Selain aktivitas olahraga, festival turut menghadirkan bazaar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal. Ada pula kegiatan podcast bertajuk “Nobar (Ngobrol Bola Ramean)” yang menghadirkan sejumlah figur sepak bola nasional.

Salah satu peserta, Muhammad Riyan dari SMA Negeri 6 Makassar, mengaku mendapat pengalaman berharga melalui kompetisi tersebut.

“Saya sangat beruntung dengan adanya Festival Sepak Bola Rakyat, karena saya mendapat jam terbang untuk bisa menghadapi sekolah lainnya dan mengetahui kekuatan mereka,” kata Riyan.

Setelah Makassar, Festival Sepak Bola Rakyat 2026 dijadwalkan berlanjut ke Manado pada 25-27 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas pembinaan sepak bola usia muda di berbagai daerah Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.