Akurat Logo

Piala AFF U-19: Walikota Medan Tak Tanggung Akomodasi, PSSI Segera Ambilalih

Zainal Hasan | 3 Juni 2026, 16:20 WIB
Piala AFF U-19: Walikota Medan Tak Tanggung Akomodasi, PSSI Segera Ambilalih
Pemain Timnas Indonesia U-19, Fabio Azkairawan (tengah), saat berusaha merebut bola dari pemain Myanmar, Nyan Soe San (kanan), pada pertandingan Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026). ANTARA/Yudi Manar

AKURAT.CO, Polemik terkait akomodasi peserta ASEAN Boys Champhionsip U-19-dulu disebut Piala AFF U-19-2026 di Medan, Sumatera Utara, mendapat respons dari PSSI Sumut.

Organisasi sepakbola tersebut memastikan seluruh kebutuhan peserta tetap terpenuhi demi kelancaran penyelenggaraan turnamen internasional itu.

Sekretaris PSSI Sumut, Yosephine Sembiring, menjelaskan bahwa persoalan yang berkembang belakangan ini berkaitan dengan komitmen yang sebelumnya terjalin antara panitia lokal dan Pemerintah Kota Medan terkait dukungan akomodasi bagi peserta turnamen.

Menurutnya, apabila komitmen tersebut tidak dapat direalisasikan, PSSI bersama panitia lokal telah mengambil langkah cepat dengan mengambil alih tanggung jawab tersebut agar agenda kompetisi tidak terganggu.

"Jika komitmen tersebut tidak bisa dilakukan oleh Wali Kota Medan, maka kami bersama panitia lokal sudah mengambil alih tanggung jawab tersebut," ujar Yosephine melalui keterangannya.

PSSI menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh rangkaian Piala AFF U-19 2026 berlangsung sukses.

Terlebih, ajang tersebut melibatkan peserta dari berbagai negara dan menjadi bagian dari upaya menjaga citra Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi internasional.

Yosephine mengakui pihaknya menyayangkan munculnya persoalan tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa fokus seluruh pihak saat ini harus tertuju pada kesuksesan penyelenggaraan turnamen serta masa depan sepakbola di Sumatera Utara.

"Sebab bagi PSSI dan panitia lokal, penyelenggaraan harus berjalan dengan baik, apalagi ini menyangkut nama baik bangsa," katanya.

Lebih lanjut, PSSI berharap kondisi ini tidak mengganggu peluang Sumatera Utara untuk kembali menjadi tuan rumah berbagai agenda sepakbola internasional pada masa mendatang.

"Demi masa depan sepakbola Sumut dan masyarakat Sumut, kami memastikan semua pihak dapat kembali berkonsentrasi pada ajang olahraga yang membawa nama bangsa kita," ucap Yosephine.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.