Piala Dunia 2026: Argentina Tak Lagi Andalkan Lionel Messi, La Pulga Kehilangan Aura Misteriusnya?

AKURAT.CO, Mendekati Piala Dunia 2026, cukup terasa bahwa publik kini lebih suka menantikan Lamine Yamal ketimbang megabintang asal Argentina, Lionel Messi. Tetapi, sejatinya pembicaraan soal Messi belum berhenti.
Sejumlah kolumnis di Inggris cenderung memilih kata “enigma” untuk menggambarkan Lionel Messi sejak lama. Bahkan sejak sebelum Messi membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022.
Enigma adalah kata dalam bahasa Inggris yang bisa diartikan sebagai misteri atau teka-teki. Pun begitu, enigma Lionel Messi tampaknya belum juga pergi menjelang Piala Dunia 2026.
Sungguhpun Argentina adalah tim juara bertahan, namun Spanyol dan Prancis lebih difavoritkan untuk Piala Dunia mendatang. Dalam hal ini, misteri Messi adalah sejauh mana dia bisa membawa Albiceleste tahun ini?
Keputusan Messi untuk tetap bermain bersama Argentina di Piala Dunia yang bakal digelar di Kanada-Meksiko-Amerika Serikat nanti sebenarnya sudah cukup sebagai isyarat.
Tak lain karena La Pulga-julukan Messi-ingin menyejajarkan Argentina sebagai tim-tim yang dianggap raja Piala Dunia seperti Brasil, Jerman, dan Italia. Brasil punya lima trofi sebagai yang terbanyak diikuti Jerman dan Italia yang masing-masing punya empat.
Argentina sendiri berada di tier kedua dengan dua gelar sebelum menjuarai Piala Dunia 2022. Tak pelak, ambisi Messi adalah membawa Argentina mempertahankan gelar dan menjadikan negaranya punya empat trofi seperti Jerman dan Italia.
Tetapi, Messi tahun ini adalah Messi yang sudah berusia 39 tahun. Kecepatannya tidak lagi sama dengan empat tahun lalu.
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, bahkan tak memasukkan sang bintang di laga uji coba terakhir melawan Honduras, Sabtu (7/6/2026).
Duel di Stadion Kyle Field, Texas, Amerika Serikat, itu selesai dengan kemenangan 2-0 Argentina berkat gol Lautaro Martinez dan Giuliano Simeone.
Beredar wacana bahwa Argentina di Piala Dunia 2026 tidak akan mengandalkan Messi untuk mempertahankan gelar. Namun, pengaruh keberadaannya di tim sulit dielakkan.
Piala Dunia 2026 yang bakal dimulai pada 11 Juni nanti juga diperkirakan sebagai Piala Dunia terakhir Lionel Messi. Apakah Messi akan meredup dan tak banyak berperan, asisten Scalono, Pablo Aimar, punya pandangan berbeda.
“Messi yang terakhir selalu Messi yang terbaik,” kata Pablo Aimar yang merupakan idola masa kecil Messi sebagaimana dipetik dari BBC.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5Kalender Jawa 8 Juni 2026: Watak Weton Senin Legi, Sosok yang Ramah dan Disukai Banyak Orang
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Resmi Menjabat Kepala BGN, Nanik Gencarkan Efisiensi hingga Refocusing Program MBG
- 10Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Tahan Anak Buah Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur








