Akurat Logo

PSSI Kecam Keras Hujatan kepada Beckham Putra, Minta Rivalitas Klub Tak Dibawa ke Timnas

Zainal Hasan | 10 Juni 2026, 21:47 WIB
PSSI Kecam Keras Hujatan kepada Beckham Putra, Minta Rivalitas Klub Tak Dibawa ke Timnas
Pesepakbola Timnas Indonesia, Beckham Putra Nugraha (kanan), saat memperebutkan bola dengan pemain Timnas Oman, Zahir Alaghbari (kiri), dalam laga FIFA Matchday di Stadion GBK, Jakarta, Jumat (5/6/2026). ANTARA /Aditya Pradana Putra

AKURAT.CO, PSSI menyampaikan kecaman keras terhadap insiden yang menimpa winger Timnas Indonesia, Beckham Putra, usai pertandingan melawan Mozambik dalam FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menilai tindakan oknum suporter yang melontarkan makian dan provokasi kepada Beckham Putra merupakan perilaku yang tidak pantas terjadi di lingkungan Timnas Indonesia.

"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," kata Yunus Nusi melalui keterangan resminya.

Menurut Yunus, Beckham merupakan aset penting bagi sepakbola Indonesia sehingga sudah seharusnya mendapatkan dukungan saat membela Merah Putih.

"Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut," ucap Yunus Nusi.

https://akurat.co/bola/864124/rizky-ridho-pasang-badan-untuk-beckham-putra-minta-suporter-hentikan-provokasi-di-timnas-indonesia

Yunus menegaskan bahwa rivalitas yang terjadi di level klub seharusnya tidak terbawa ke Timnas Indonesia. Ia mengingatkan bahwa seluruh pemain yang mengenakan seragam Garuda datang dengan tujuan yang sama, yakni mengharumkan nama bangsa.

"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia."

"Jangan sampai rivalitas tersebut membuat kita melakukan hal-hal yang tidak baik kepada pihak lain. Apa pun klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Championship, jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia," kata pria yang juga politisi itu.

Lebih lanjut, Yunus menekankan bahwa pemain membutuhkan lingkungan yang nyaman agar bisa menampilkan performa terbaik saat memperkuat Indonesia.

"Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya," kata Yunus.

"Ke depan, jangan sampai kondisi psikologis mereka mendapat tekanan seperti ini."

Menurut Yunus, insiden terhadap Beckham menjadi pengingat bahwa dukungan kepada Timnas Indonesia harus berada di atas segala rivalitas klub yang ada di kompetisi domestik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.