Akurat Logo

Garudayaksa FC Cari Bibit-bibit Penerus Marselino Ferdinan di NTT

Zainal Hasan | 23 Juni 2026, 14:02 WIB
Garudayaksa FC Cari Bibit-bibit Penerus Marselino Ferdinan di NTT
Serena Francis selaku CEO BeTA Academy bersama Ketua Dewan Pembina Garudayaksa FC. Prabowo Subianto di Aspire Academy, Qatar. GARUDAYAKSA FC

AKURAT.CO, Garudayaksa FC bekerja sama dengan Bintang Timur Atambua Academy (BTA Academy) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepakbola usia muda melalui penyelenggaraan seleksi pemain EPA Garudayaksa FC di Nusa Tenggara Timur untuk kategori U-16, U-18, dan U-20.

Seleksi akan dilaksanakan di tiga zona, yaitu Flores (23 Juni 2026), Atambua (24–25 Juni 2026), dan Kupang (24–25 Juni 2026).

Para pemain terbaik dari ketiga zona tersebut selanjutnya akan mengikuti Seleksi Zona NTT yang dipusatkan di Kupang pada 27–28 Juni 2026.

Wakil Wali Kota Kupang sekaligus CEO Bintang Timur Atambua Academy, Serena Cosgrova Francis, mengatakan bahwa NTT memiliki tradisi panjang dalam melahirkan talenta sepakbola berkualitas yang mampu bersaing di level nasional.

"NTT tidak kekurangan bakat. Yang dibutuhkan adalah akses, kesempatan, dan sistem pembinaan yang berkelanjutan. Kolaborasi Garudayaksa FC dan BTA Academy hadir untuk membuka jalan bagi anak-anak NTT agar dapat berkembang menjadi pemain profesional dan suatu saat membela Tim Nasional Indonesia," ujar Serena dalam keterangan resminya.

https://akurat.co/bola/855834/garudayaksa-kampiun-championship-widodo-c-putro-kami-juara-bersama-pss-sleman

Menurut Serena, kehadiran pemain-pemain seperti Yabes Roni Malaifani, Fransiskus Xaverius Misa, dan Marselino Ferdinan menjadi inspirasi sekaligus bukti bahwa talenta dari Timur Indonesia mampu bersaing di panggung nasional bahkan internasional.

"Jika hari ini kita memiliki Yabes Roni, Frans Misa, dan Marselino Ferdinan, maka saya yakin di lapangan-lapangan sepakbola Flores, Timor, Sumba, Alor, Rote, Sabu, dan Lembata masih banyak talenta muda yang kelak akan menjadi kebanggaan Indonesia. Tugas kita adalah menemukan dan membina mereka," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Seleksi Garudayaksa FC, Rifandy, menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan potensi jangka panjang pemain.

"Kami datang ke NTT bukan hanya mencari pemain terbaik hari ini, tetapi mencari calon pemain profesional masa depan. Kami mencari karakter, disiplin, mental juara, kemampuan teknis, dan kemauan untuk terus berkembang. Kami percaya NTT adalah salah satu lumbung talenta sepakbola terbesar di Indonesia," kata Rifandy.

Melalui program ini, Garudayaksa FC dan BTA Academy ingin membangun jalur pembinaan yang lebih jelas bagi talenta muda NTT menuju kompetisi elite nasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari visi besar menjadikan NTT sebagai salah satu pusat pengembangan talenta sepakbola Indonesia menuju 2030.

Dari Flores, Timor, Sumba, Alor, Rote, Sabu hingga Lembata, saatnya talenta terbaik NTT menunjukkan bahwa masa depan sepakbola Indonesia juga lahir dari Timur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.