Messi Tak Jadi Starter saat Argentina vs Yordania, Scaloni Ungkap Rencananya

AKURAT.CO Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni memastikan Lionel Messi tidak akan tampil sebagai starter saat menghadapi Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026) malam waktu setempat. Keputusan itu diambil sebagai bagian dari strategi menjaga kebugaran sang kapten menjelang babak 16 besar.
Scaloni mengungkapkan bahwa Messi akan memulai pertandingan dari bangku cadangan. Meski demikian, peraih delapan Ballon d'Or tersebut dipastikan tetap dimainkan pada babak kedua.
"Dia akan memulai pertandingan di bangku cadangan, tetapi akan masuk beberapa saat kemudian," ujar Scaloni melalui penerjemah dalam konferensi pers, Jumat (26/6/2026), dua hari setelah Messi merayakan ulang tahunnya yang ke-39.
Pelatih Argentina itu tidak menjelaskan kapan tepatnya Messi akan diturunkan maupun susunan pemain yang akan ditampilkan saat menghadapi Yordania, tim debutan Piala Dunia yang telah menelan dua kekalahan beruntun di fase grup.
Messi Pecahkan Rekor Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Messi tampil luar biasa sepanjang fase grup. Kapten La Albiceleste mencetak seluruh lima gol Argentina dalam dua pertandingan pertama dan kini mengoleksi 18 gol di putaran final Piala Dunia, terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Rekor tersebut dipastikan setelah Messi mencetak hattrick pertamanya di Piala Dunia saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0. Tiga gol itu menyamai rekor 16 gol milik legenda Jerman Miroslav Klose sebelum akhirnya Messi melampauinya lewat dua gol ke gawang Austria pada laga berikutnya.
Sementara itu, penyerang Prancis Kylian Mbappe kini mengoleksi 16 gol Piala Dunia setelah mencetak dua gol saat Prancis menang 3-0 atas Irak. Namun, Mbappe gagal menambah koleksi golnya ketika Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 pada laga terakhir fase grup.
Fokus Jaga Kondisi Menuju Babak Gugur
Selain menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, Messi juga telah mencatatkan 201 penampilan bersama Timnas Argentina, termasuk rekor 28 pertandingan di Piala Dunia, terbanyak dalam sejarah FIFA.
Ia juga menjadi salah satu dari sedikit pemain yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun, sejajar dengan legenda Prancis Just Fontaine dan ikon Brasil Jairzinho.
Sebelum turnamen dimulai, Messi sempat mengalami cedera ringan pada hamstring saat membela Inter Miami di Major League Soccer. Namun, sejauh ini tidak ada tanda-tanda cedera tersebut kembali mengganggu performanya.
Keputusan Scaloni mencadangkan Messi dinilai sebagai langkah antisipasi mengingat Argentina telah memastikan lolos ke fase gugur. Dalam format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim, Argentina berpotensi menjalani lima pertandingan dalam rentang 17 hari apabila mampu melaju hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli mendatang.
Sumber: AP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kementerian ESDM: Tabung CNG 3 Kg Tak Perlu Dibeli, Masyarakat Cukup Tukar Isi Gas
- 2Prediksi Skor Paraguay vs Australia 26 Juni 2026: Socceroos Selangkah Lagi ke 32 Besar, Paraguay Wajib Menang
- 3Link dan Cara Cek Hasil Pengumuman OSN 2026 Jenjang SD dan SMP, Cek Sekarang!
- 4Moto3 Belanda: Puji Kehebatan Veda Ega Pratama di Brno, Hiroshi Aoyama Bidik Momentum di Assen
- 5Venezuela Darurat Nasional! Gempa Kembar M 7,5 Guncang Caracas, Puluhan Gedung Runtuh
- 6Edwin van Der Sar Harap Timnas Indonesia Bisa Segera Tampil di Piala Dunia
- 7Messi Tak Jadi Starter saat Argentina vs Yordania, Scaloni Ungkap Rencananya
- 8Karena Pengaruhnya di Gedung Putih Memudar, Kesepakatan AS-Iran Jadi Pukulan Telak bagi Netanyahu?
- 9Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sari Yuliati Apresiasi Capaian
- 10Relawan Matahari 08 Dukung Program Prioritas Prabowo, Sampaikan Delapan Poin Tuntutan








