Presiden Concacaf Tantang Gianni Infantino di Pemilihan Presiden FIFA, FFE Disinyalir Gagal

AKURAT.CO, Presiden Konfederasi Sepakbola Amerika Utara-Tengah-Karibia (CONCACAF), Victor Montagliani, berencana mengajukan diri sebagai kandidat Presiden FIFA untuk periode 2027-2031.
Pencalonan Victor Montagliani juga merupakan tantangan bagi incumbent, Gianni Infantino, yang berencana mencalonkan diri untuk periode keempat pada Kongres FIFA yang akan digelar di Rabat, Maroko, Maret mendatang.
Majunya Victor Montagliani tak lepas dari upaya sejumlah konfederasi untuk menggeser Gianni Infantino yang dianggap sudah membahayakan posisi FIFA dengan proposal FIFA Forward Enterprise (FFE).
Dalam penjelasannya, Gianni Infantino menyebut FFE merupakan tawaran untuk mengembangkan sepakbola global. Jika disetujui, setiap anggota akan mendapatkan dana dari FIFA senilai USD40 juta atau sekitar Rp723,28 miliar per tahun.
CONCACAF menolak FFE bersama kolega Eropa dan Asianya, UEFA dan AFC. Mereka menganggap FFE telah melewati garis batas independensi FIFA untuk tidak diintervensi oleh pihak manapun.
FFE sendiri kabarnya dibangun dengan dengan investasi perusahaan milik Joshua Kushner. Joshua Kushner adalah saudara ipar putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka Trump.
Posisi Infantino sendiri mulai rawan dalam setahun terakhir sehubungan sejumlah manuver yang dilakukan pria asal Swiss tersebut. Ia dianggap memanfaatkan jabatannya sebagai Presiden FIFA untuk sejumlah keuntungan posisi politiknya.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat-Kanada-Meksiko adalah momen yang mempertegas kritik terhadap suksesor Sepp Blatter yang sudah memimpin FIFA sejak 2016 itu.
Di antaranya adalah kesemrawutan penyelenggaraan atas ditolakmasuknya wasit Somalia, Omar Artan, keterlambatan visa dan diskriminasi terhadap Timnas Iran, sampai mengabulkan permintaan Trump untuk menangguhkan kartu merah penyerang Timnas AS, Folarin Balogun.
FFE Gagal?
Menteri Keuangan Inggris, John Healey, mengatakan bahwa proposal FFE yang diiniasi oleh Gianni Infantino tampaknya batal terwujud. Ini, kata Healey, tak lain karena kuatnya perlawanan dari UEFA dan negara-negara Eropa.
“Saya kira rencana FIFA (soal FFE) sudah runtuh, dan saya benar-benar bangga bahwa FA (Asosiasi Sepakbola Inggris) dan UEFA memimpin perlawanan terhadap ide menjual Piala Dunia,” kata Healey.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, adalah salah satu pihak yang menyebelahi FFE. Menurut Erick, FFE akan membantu pengembangan sepakbola untuk negara-negara seperti Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








