Akurat Logo

Gelar Rajawali Junior League 2026, RTV Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Nuzulul Karamah | 3 Agustus 2026, 23:49 WIB
Gelar Rajawali Junior League 2026, RTV Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Konferensi pers Rajawali Junior League 2026 di Thamrin, Jakarta, Senin (3/8/2026). - Nuzulul Karamah

AKURAT.CO Panggung sepak bola Tanah Air bakal kedatangan ajang pembinaan usia muda yang tak boleh dilewatkan.

Menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi penerus bangsa, RTV resmi menghadirkan Rajawali Junior League (RJL) 2026.

Turnamen yang memadukan semangat olahraga dan hiburan ini dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang.

​Tidak sekadar berburu kemenangan, gelaran ini dirancang khusus sebagai ruang tumbuh bagi para calon bintang masa depan Indonesia.

RJL 2026 siap melibatkan 48 tim, yang terbagi atas 32 tim kategori U-10 dari perwakilan sekolah dasar serta 16 tim U-13 dari jajaran Sekolah Sepak Bola (SSB).

Baca Juga: Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Muda, Haier Cup Indonesia 2026 Terselenggara di Surabaya

​Mengusung tema "Belajar, Berkompetisi, dan Tumbuh Bersama," RJL 2026 menyajikan lebih dari sekadar aksi lapangan.

Menyemarakkan nuansa bulan Kemerdekaan, RTV mengemas acara ini menjadi sebuah family festival berkonsep sportainment.

​Pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari para peserta, orang tua, pelatih, hingga masyarakat umum, dapat menikmati deretan agenda seru.

Beberapa di antaranya meliputi booth interaktif, aktivasi digital, permainan keluarga, hingga audisi terbuka untuk menjadi co-host program RTV.

​Salah satu mata acara yang paling dinanti adalah All-Star Coaching Clinic. Sesi pelatihan eksklusif ini akan digawangi langsung oleh deretan mantan penggawa Tim Nasional Indonesia ternama, yakni Arthur Irawan, Ismed Sofyan, dan Greg Nwokolo.

Di sini, para pemain muda tak cuma mengasah teknik, tetapi juga menimba pengalaman soal kedisiplinan dan mentalitas juara.

​Langkah RTV menghadirkan wadah ini didasari pada kepedulian terhadap pembentukan karakter anak sejak dini melalui olahraga.

​CEO RTV, Ho Kuen Wei, menegaskan bahwa fokus utama RJL terletak pada nilai-nilai edukasi di balik permainan sepak bola.

​"RTV percaya bahwa sepak bola bukan hanya tentang mencetak gol atau memenangkan pertandingan. Melalui Rajawali Junior League, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk belajar nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri. Kami berharap RJL menjadi langkah awal lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Inilah komitmen RTV untuk terus menghadirkan program dan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia," ujar Ho Kuen Wei di Thamrin, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: ​Hadirkan Legenda Sepak Bola Luís Figo di Jakarta, Higgs Games Island (HGI) Gelar Pesta Bola 2026

​Apresiasi senada juga disampaikan oleh mantan pemain Timnas Indonesia, Arthur Irawan. Menurutnya, ajang seperti ini menjadi fondasi penting bagi karier pesepak bola di masa depan.

​"Setiap pemain hebat memulai perjalanannya dari kompetisi usia muda. Yang paling penting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar menghargai proses, disiplin, bekerja keras, dan bermain dengan sportivitas. Saya berharap Rajawali Junior League dapat menjadi tempat lahirnya bibit-bibit pesepak bola muda Indonesia sekaligus menumbuhkan mimpi dan semangat mereka untuk suatu hari nanti mengharumkan nama bangsa di panggung sepak bola dunia," ungkap Arthur.

​Mendapat dukungan penuh dari berbagai klub sepak bola profesional Tanah Air sebagai official partner, RJL 2026 diproyeksikan menjadi agenda tahunan RTV.

Lewat penguatan ekosistem yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, ajang ini diharapkan mampu terus melahirkan talenta muda berkarakter yang siap membawa sepak bola Indonesia terbang lebih tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.