Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?

AKURAT.CO, Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, menjadi sorotan setelah sebuah potongan video dari pertandingan melawan Persija Jakarta beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, Achmad Resal Octavian diduga melontarkan ucapan yang menyinggung status Shin Tae-yong sebagai warga negara asing.
Momen itu disebut terjadi ketika pertandingan Persija Jakarta melawan Java United pada pekan ketiga Super League 2026-2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026).
Dalam potongan video yang beredar, terlihat situasi di sekitar area bench kedua tim berlangsung cukup tegang. Achmad Resal Octavian kemudian diduga mengarahkan ucapan kepada Shin Tae-yong yang saat ini menjadi pelatih Persija.
Baca Juga: Persija vs Java United: Menang Tipis di Kandang Ungsian, Macan Kemayoran Masih Sempurna
Salah satu kalimat yang terdengar dalam video tersebut adalah, “Kamu di sini pendatang!”. Ucapan itu kemudian menjadi perhatian karena diarahkan kepada Shin Tae-yong yang memang berasal dari Korea Selatan.
Potongan video tersebut turut beredar melalui sejumlah akun media sosial sepakbola. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Achmad Resal Octavian maupun Java United mengenai konteks ucapan yang terekam dalam video tersebut.
Sorotan terhadap Resal semakin ramai karena posisi yang diembannya di Java United. Pria berusia 32 tahun itu merupakan Direktur Teknik klub yang baru menjalani musim perdananya di kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Resal sendiri bukan sosok baru dalam sepakbola nasional. Ia pernah menjadi bagian dari program SAD Indonesia dan menjalani pengalaman bermain serta menimba ilmu sepakbola di Uruguay.
Pengalaman tersebut membuat potongan video yang beredar menjadi bahan perbincangan di kalangan suporter.
Sejumlah pengguna media sosial menilai ucapan yang diduga terlontar dalam video tersebut tidak sejalan dengan semangat sportivitas dan penghormatan terhadap sesama pelaku sepakbola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







