AKURAT.CO - Sekretaris Tim Pemenangan Daerah Sumatera Selatan atau TPD Sumsel Agus Sutikno menegaskan pentingnya kerja keras untuk mendulang suara maksimal Ganjar-Mahfud di Bumi Sriwijaya pada Pilpres 2024. Dia mengingatkan agar tim kompak bergerak merebut hati rakyat.
"Jadi betul kita harus kerja keras. Menurut saya TPD Sumsel tak bisa tidur nyenyak," kata Agus Sutikno kepada wartawan, Sabtu (9/12/2023).
Agus bicara realistis. Menurutnya suara Ganjar-Mahfud sangat mungkin bisa diupayakan dominan di sejumlah kabupaten/kota tetapi tidak di kabupaten/kota tertentu.
Baca Juga: Gibran Bagi-bagi Susu dan Buku Tulis di Penjaringan
"Dalam kondisi seperti saat ini kita tidak bisa kerja biasa saja karena akan kalah. Kita harus kerja luar biasa artinya harus melibatkan semua pihak dan dengan dukungan yang cukup. Kita harus jujur membaca peta (di lapangan)," katanya.
"Bagaimanapun juga 2019 Jokowi kalah di Sumsel tapi yang seperti ini tidak boleh menjadikan kita jumawa. Kita harus solid untuk bisa menang, bukan malah takut atau pesimis. Kita harus tetap kompak bergerak untuk bagaimana Ganjar-Mahfud dan partai pendukung bisa merebut hati rakyat," tambah Agus.
Berdasarkan kondisi riil di lapangan juga Agus mengingatkan tim untuk tidak cepat puas diri dengan menganggap semua sudah selesai dikerjakan. Dia mengatakan kerja-kerja tim untuk menyampaikan visi misi dan program Ganjar-Mahfud ke calon pemilih harus terus dilakukan.
"Tim tidak boleh mengklaim semuanya sudah beres. Di politik tidak bisa seperti itu. Kita harus membaca secara jujur mana yang kekuatan, mana yang kelemahan, sehingga (kerja-kerja tim) bisa terarah," tutur Agus yang juga Ketua DPW PPP Sumsel.
Baca Juga: Survei LSI Denny JA: 40,2 Persen Pemilih Ganjar Pindah ke Anies
Khusus PPP, ditegaskan dia, istiqomah memperjuangkan kemenangan Ganjar-Mahfud. Caleg DPR RI, provinsi dan kabupaten/kota dari Ka'bah sudah diinstruksikan untuk turut menggaet suara dengan mensosialisasikan Ganjar-Mahfud secara masif.
"Kami setting sesuai dengan tim partai karena tidak bisa menyamakan PPP dengan partai lainnya. Kader PPP termasuk caleg, tokoh dan kiai membawa sosialisasi tidak saja melalui media politik tapi melalui media sosial keagamaan," katanya.
Agus menyatakan kerja-kerja mensosialisaikan Ganjar-Mahfud ke masyarakat bahkan sudah dilakukan sebelum alat peraga kampanye untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 3 dibuat. Dia pun meminta kerja-kerja tim di masing-masing dapil kini bisa lebih optimal.
"Saya beberapa waktu lalu menggelar acara di Ponpes Al Khoiriyah Banyuasin itu untuk memperkenalkan pasangan Ganjar-Mahfud walaupun waktu itu APK (alat peraga kampanye) belum turun. Sekarang sudah dilakukan pemasangan APK dengan latar belakang foto Ganjar-Mahfud, jadi sekarang tinggal kerja tim masing-masing di dapil, masing-masing kabupaten kota memperkenalkan Ganjar-Mahfud," tegas Agus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








