MTI Desak Polisi Perkarakan Perusahaan Bus yang Tidak Tertib Administrasi
Atikah Umiyani | 13 Mei 2024, 17:40 WIB

AKURAT.CO Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengungkap, masih banyak perusahaan bus tidak taat administrasi, termasuk perusahaan bus pariwisata yang mengangkut puluhan pelajar dari SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat.
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah MTI Pusat, Djoko Setijowarno mengatakan, berdasarkan penelusuran, Bus Trans Putra Fajar berpelat AD 7524 OG ini tidak terdaftar dan KIR-nya mati sejak tanggal 6 Desember 2023.
"Banyak perusahaan tidak tertib administrasi, padahal sekarang sudah dipermudah, pendaftaran dengan sistem online. Pengawasan terhadap bus pariwisata masih perlu diperketat dan harus ada sanksi bagi perusahaan bus yang lalai terhadap tertib administrasi," kata Djoko kepada wartawan, Senin (13/5/2024).
Djoko menyarankan, sebaiknya pemerintah mau menindak para pengusaha yang tidak tertib aturan. Sehingga ketika terjadi insiden kecelakaan, tidak hanya sopir yang dijadikan tumbal untuk dipenjarakan.
"Sudah saatnya, pengusaha bus yang tidak mau tertib administrasi diperkarakan. Selama ini, selalu sopir yang dijadikan tumbal setiap kecelakaan bus," ujarnya.
Menurut Djoko, sangat jarang sekali ada perusahaan bus yang diperkarakan hingga di pengadilan. Hal ini dinilai menjadi penyebab mengapa kecelakaan dengan penyebab yang sama selalu terulang kembali.
"Data STNK, KIR dan Perijinan sudah seharusnya dikolaborasikan dan diintegrasikan menjadi satu kesatuan sebagai alat pengawasan secara administrasi," ucapnya.
Baca Juga: Italia Terbuka: Tumbang di 32 Besar, Novak Djokovic Mengaku Terdampak Benturan Botol di Kepalanya
Djoko pun mendesak Polisi agar berani memperkarakan pengusaha bus termasuk pengusaha lama. Begitu juga dengan panitia penyelenggara atau event organizer yang menawarkan tarif bus murah.
"Selama ini jarang didengar Polisi menindak pengusaha bus yang tidak taat aturan. Polisi harus berani menindak pengusaha bus yang tidak tertib administrasi, sehingga dapat menyebabkan kecelakaan," tukasnya.
Seperti diketahui, Bus Trans Putra Fajar berpelat AD 7524 OG yang membawa puluhan pelajar dari SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat mengalami kecelakaan. Insiden tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, 27 orang luka berat, dan 13 orang luka sedang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









