Wisatawan Rela Antre Berjam-jam demi Liburan di Ciwidey

AKURAT.CO Masa liburan Isra Mikraj dan Imlek dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke Ciwidey, Kabupaten Bandung.
Mereka rela menghadapi kemacetan lalu lintas selama berjam-jam demi menikmati liburan di destinasi wisata tersebut.
Kepadatan kendaraan wisatawan tidak dapat dihindari di jalur menuju Ciwidey karena banyaknya pengunjung yang ingin menikmati masa libur panjang.
Kemacetan terlihat di Pertigaan Sadu, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Senin (27/1/2025).
Mayoritas kendaraan bernopol dari wilayah Jakarta dan sekitarnya serta Bandung Raya memadati Ciwidey.
Baca Juga: Glamour Camping Legok Kondang: Tempat Healing Terbaik Ala Sultan Di Ciwidey
Ratusan kendaraan roda empat terpaksa antre panjang untuk melewati kawasan tersebut.
Kendaraan yang datang dari arah Alun-alun Soreang tidak dapat langsung menuju Ciwidey, melainkan harus diarahkan untuk berputar balik menuju Jalan Lingkar Baru Sadu.
Seorang pengendara asal Depok, Dika (34 tahun), mengungkapkan, dirinya memulai perjalanan dari Depok selama tiga jam lalu. Namun, setibanya di Exit Tol Soroja dan Pertigaan Sadu, ia mulai terjebak kemacetan.
"Sudah stuck setengah jam. Kita putuskan istirahat dulu, soalnya bawa anak kecil juga, kasihan," ujarnya.
Dika ingin mengunjungi objek wisata di Ciwidey untuk menikmati momen liburan awal tahun 2025.
Baca Juga: Wisata Situ Patenggang Ciwidey, Cek Rute, Jam Buka Hingga Tiketnya
"Tujuan ke perkebunan stroberi di Ciwidey. Jadi, saya memang sengaja pergi dari Depok," katanya.
Kapolresta Bandung, Kombes Aldi Subartono, menyatakan bahwa jalur menuju Ciwidey sering kali menjadi titik kemacetan bagi pengendara.
Oleh karena itu, langkah antisipasi diperlukan agar kepadatan lalu lintas tidak semakin memburuk.
"Kami telah mengantisipasi jalur, khususnya yang objek wisata Pangelangan dan Ciwidey. Kemudian, kita tahu ini weekend panjang tempat wisata menjadi tujuan masyarakat untuk berlibur," katanya, dikutip dari berbagai sumber.
Polisi telah menyiapkan skema untuk mengurai kemacetan jika jalur Ciwidey mengalami kepadatan.
Baca Juga: Bukit Jalur Wisata Ciwidey Rawan Longsor, Ternyata Ada Aktivitas Tambang Ilegal
Salah satu upaya yang dilakukan tidak lain menggunakan one way sepenggal.
"One way sepenggal ini untuk dapat mengurai. Jadi, one way sepenggal ini sifatnya bergantian. Jadi, tergantung ketika yang akan turun itu padat, maka di bawah kita tahan, turunkan dulu dari atas. Terus sebaliknya jika di bawah padat, di atas kita tahan, maka kita tarik dulu yang di bawah ke atas," jelas Aldi.
Kapolresta Bandung sendiri menerjunkan 103 personel untuk mengurai kemacetan lalu lintas di sepanjang jalur wisata tersebut. (Berlian Rahmah Dewanto)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








