Kontroversi Pagar Laut: Jangan Sampai Hambat Peluang Ekonomi di PSN Pesisir Utara Tangerang

AKURAT.CO Pengembangan kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi sorotan publik setelah munculnya pagar laut yang memicu perdebatan.
Di satu sisi, proyek ini dinilai berpotensi mendongkrak sektor konstruksi dan pemukiman, sementara di sisi lain, keberadaannya menimbulkan kontroversi yang berujung pada pembongkaran pagar oleh TNI Angkatan Laut (AL).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, menilai, proyek pengembangan kawasan seperti PIK 2 berpotensi membawa dampak positif bagi sektor real estate dan infrastruktur.
Menurutnya, pengalaman dari proyek serupa di Banten menunjukkan, investasi besar di bidang properti dapat menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Baca Juga: MK Terima Sengketa Pilkada Barito Utara, Praktisi Hukum: Indikasi Pelanggaran Kuat
“Saya menyambut baik proyek-proyek pengembangan kawasan, siapa pun pemiliknya. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi motor penggerak sektor konstruksi dan real estate," ujar Ameriza dalam keterangannya, Kamis (13/2/2025).
Ia juga menyoroti potensi wilayah lain di Banten yang berkembang pesat berkat proyek infrastruktur strategis, seperti kawasan di sekitar jalan tol Serpong-Balaraja dan Serang-Panimbang.
Menurutnya, proyek semacam ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan menarik lebih banyak investasi.
Sementara itu, tokoh agama Teluknaga, Fahmi Ardi, berharap kontroversi pagar laut tidak menghambat kelangsungan proyek PSN di pesisir utara Tangerang.
Ia menekankan, masyarakat setempat menaruh harapan besar pada pengembangan kawasan ini sebagai jalan menuju kesejahteraan, sebagaimana yang terjadi di Serpong, yang dahulu tertinggal namun kini berkembang pesat berkat investasi besar di sektor properti dan infrastruktur.
“Kami ingin melihat daerah ini maju, seperti Serpong yang dulu tidak diperhitungkan, tapi kini berkembang pesat. Apalagi, wilayah kami punya keunggulan dekat dengan bandara internasional dan akses laut,” ujar Fahmi.
Baca Juga: 15 Link Download Poster Hari Valentine 2025: Desain Menarik dan Gratis!
Meski masih menuai pro dan kontra, PIK 2 tetap menjadi bagian dari rencana besar pengembangan kawasan di pesisir utara Tangerang.
Bagaimana kelanjutannya? Semua bergantung pada kebijakan pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan investasi dan kepentingan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









