Jakarta Masih Kekurangan SMP dan SMA, Lebih Banyak SD

AKURAT.CO Isu pendidikan di Jakarta masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Sebab, masih banyak anak-anak kesulitan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mengungkapkan, Jakarta masih menghadapi kekurangan sekolah di tingkat lanjutan setelah tamat dari Sekolah Dasar (SD).
"Di Jakarta, jumlah SD jauh lebih banyak dibandingkan SMP dan SMA. Akibatnya, banyak anak-anak yang kesulitan melanjutkan pendidikan mereka setelah lulus SD," kata Justin di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (28/4/2025).
Baca Juga: Bungkam Persija Jakarta, Semen Padang Kian Optimistis Bisa Lolos dari Zona Merah
Politikus PSI itu bertekad untuk mendorong Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Dinas Pendidikan agar segera mendata wilayah yang kekurangan SMP dan SMA.
"Kami akan fokus untuk meningkatkan jumlah sekolah SMP dan SMA," ujarnya.
Menurut data Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2024, hanya ada satu sekolah yang baru dibangun pada tahun ini. Sementara itu, masih banyak wilayah yang belum memiliki fasilitas pendidikan tersebut.
"Masih ada sekitar 26 kelurahan yang belum memiliki SMA, sementara 18 kelurahan masih kekurangan SMP," ungkapnya.
Selain kekurangan sekolah baru, program rehabilitasi sekolah juga dinilai tidak memenuhi target. "Dari target rehab 47 sekolah, hanya 18 yang terealisasi. Padahal pada 2022, tercatat ada 200 sekolah yang membutuhkan rehabilitasi karena rusak berat," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








