Gelombang PHK Serang Jakarta, DPRD Desak Pemprov Segera Bertindak

AKURAT.CO Maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Jakarta semakin memprihatinkan. Tak ayal desakan agar Pemerintah Provinsi Jakarta segera mengambil langkah untuk mengatasi gelombang PHK bermunculan.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Francine Eustacia, meminta anak buah Gubenur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno segera bertindak. Dia menilai, PHK besar-besaran yang terjadi belakangan ini sangat meresahkan, apalagi terjadi bersamaan dengan penurunan daya beli masyarakat.
Berdasarkan data dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), daya beli masyarakat turun 25 persen usai Lebaran lalu, yang memperburuk kondisi perekonomian.
Baca Juga: Soal PHK 10.000 Karyawan Panasonic, Ini Kata Kemenperin
"PHK besar-besaran ini sangat mengkhawatirkan, apalagi di saat daya beli masyarakat juga menurun. Pemprov DKI harus segera memikirkan solusi untuk membantu warganya yang terdampak," ujar Francine kepada wartawan, Senin (12/5/2025).
Menurut dia, salah satu solusi utama adalah mengasah keterampilan warga Jakarta agar dapat beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan pasar kerja.
Berdasarkan laporan World Economic Forum (WEF) 2025, jenis pekerjaan seperti spesialis big data, insinyur teknologi keuangan, spesialis AI, dan manajemen data akan semakin dibutuhkan ke depannya.
"Pemprov Jakarta harus menyediakan pelatihan yang relevan dengan perkembangan kebutuhan industri, sehingga warga yang terkena PHK bisa dengan mudah beralih profesi," imbuhnya.
Baca Juga: Segera Bikin Kebijakan Prorakyat Antisipasi Lonjakan PHK di Jakarta
Selain itu, Francine juga mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Jakarta menggelar job fair secara rutin dan menyediakan pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri. Langkah ini diharapkan bisa mempertemukan calon pekerja dengan pemberi kerja, yang membutuhkan keterampilan tertentu.
Francine juga mengusulkan pengadaan mobile training unit yang dapat langsung berkunjung ke kelurahan-kelurahan di seluruh Jakarta untuk memberikan pelatihan keterampilan yang relevan dengan pasar kerja.
"Pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan perkembangan zaman, agar warga Jakarta bisa memiliki keterampilan yang tepat dan siap bersaing di dunia kerja," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







