ASG Bedah 31 Rumah dan Luncurkan Bus Sekolah Gratis di Tangerang

AKURAT.CO Desa Patramanggala di Kabupaten Tangerang kini mulai menatap masa depan dengan lebih optimistis.
Di tengah keterbatasan, Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Agung Sedayu Group (ASG) hadir membawa harapan melalui bantuan nyata—dari perbaikan rumah hingga pemberdayaan komunitas.
Direktur Estate Management ASG, Restu Mahesa, meninjau langsung 31 rumah yang menjadi penerima Program Bantuan Bedah Rumah tahap ke-3 dan ke-4.
Ia memastikan, bantuan yang disalurkan benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan.
“Saya tidak pernah menyangka akan punya rumah yang layak. Kalau musim hujan, atap rumah bocor, dinding hampir roboh,” ujar Siti Kholifah, warga Desa Patramanggala, dikutip pada Rabu (28/5/2025).
ASG juga menyerahkan dana hibah CSR secara simbolis di Kantor Desa Patramanggala. Dana tersebut mencakup bantuan untuk pembangunan turap di Desa Tanjung Pasir, penyediaan Pos Gizi dalam rangka penanganan stunting, serta bantuan untuk sarana ibadah di Desa Karang Anyar.
Baca Juga: Korupsi ASDP, KPK Periksa Direktur Pemasaran Perumnas
Tak hanya itu, ASG juga menyediakan layanan bus sekolah gratis untuk anak-anak di kawasan Teluknaga, Pakuhaji, dan Sepatan.
Inisiatif ini tidak hanya mengurangi beban biaya transportasi, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih layak.
“Harapannya nanti kalau sudah ada bus sekolah, anak-anak bisa mandiri naik bus sampai sekolah, belajar dengan aman, dan pulang kembali dengan bus itu juga,” terang Restu Mahesa dalam sambutannya.
Bagi ASG, CSR bukan hanya soal bantuan sosial, tapi bentuk investasi kemanusiaan. Membangun rumah berarti menegakkan kembali martabat keluarga.
Menghadirkan bus sekolah berarti membuka jalan bagi mimpi anak-anak desa menuju masa depan yang lebih cerah.
“Kami berharap program ini bisa dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh bapak-ibu semua,” tutur Restu Mahesa menutup sambutannya.
Dengan program-program ini, ASG menegaskan bahwa membangun negeri adalah kerja kolektif, bukan hanya tugas pemerintah.
Semangat kolaboratif dan kepedulian sosial yang ditunjukkan ASG menjadi teladan nyata bagi sektor swasta lain untuk ikut membangun masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









