PIK 2 Beri BPJS Ketenagakerjaan ke 1.000 Nelayan Tanjung Pasir

AKURAT.CO Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera, PT Pantai Indah Kapuk 2 Tbk (PIK 2) menyalurkan 1.000 kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan di wilayah Tanjung Pasir, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.
Bantuan ini disalurkan melalui kerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (DPD HMNI) Kabupaten Tangerang dan diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Rabu (18/6/2025).
“CSR Agung Sedayu Grup bersama SECI ingin terus memberi kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat. Bantuan 1.000 BPJS ini diharapkan memberikan perlindungan kepada nelayan dalam menghadapi risiko kerja, serta jaminan hari tua,” kata Direktur Estate Management ASG, Restu Mahesa, Senin (23/6/2025).
Langkah ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Asisten II Bupati Tangerang Syaifullah menyebut program tersebut sebagai bentuk kolaborasi positif antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan warga pesisir.
Ketua Umum DPP HMNI Brata Tridarma juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
Baca Juga: Bansos PKH 2025 Tahap 2 Cair Juni Ini, Simak Cara Cek Lewat Website dan Aplikasi
Menurut dia, MoU tersebut adalah langkah awal yang konkret untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir utara Tangerang.
“Saya bangga dengan adanya MoU antara HMNI dan PIK 2. Kita harapkan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat nelayan ke depan,” ucapnya.
Sementara itu, Slamet Riyadi, salah satu nelayan setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
Ia menekankan, perlindungan seperti BPJS sangat dibutuhkan oleh nelayan, mengingat pekerjaan mereka bergantung penuh pada kondisi alam.
“BPJS sangat dibutuhkan. Penghasilan kami bergantung cuaca. Kalau cuaca buruk, bisa tidak melaut dan tidak ada pemasukan,” tuturnya.
Inisiatif ini menjadi wujud nyata kepedulian PIK 2 terhadap masyarakat pesisir.
Dengan kerja sama antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah, pembangunan yang inklusif serta pelestarian lingkungan dapat berjalan berdampingan demi masa depan yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









