Pramono Soal Wacana PAM Jaya Jadi Perseroda: Untuk Dapat Investasi yang Lebih Baik

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi penolakan sejumlah fraksi di DPRD Jakarta mengenai rencana perubahan status Perumda PAM Jaya menjadi Perseroda.
Menurutnya, perubahan status tersebut semata-mata untuk mendorong PAM Jaya berkembang lebih baik, termasuk dalam hal investasi.
"Yang pertama tentunya perseroda itu semata-mata untuk membuat PAM Jaya lebih bisa berkembang, termasuk untuk investasinya lebih baik," kata Pramono usai meresmikan IPA Pesanggrahan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025).
Baca Juga: Mayoritas Fraksi DPRD Jakarta Menolak Perubahan Status PAM Jaya Jadi Perseroda
Dia menegaskan, dirinya bersama Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, telah mempertimbangkan dengan matang rencana itu demi kebaikan perusahaan. "Tidak ada keinginan sama sekali membuat perseroda itu menjadikan PAM Jaya tidak baik. Pasti akan menjadi lebih baik dan saya meyakini itu," ujarnya.
Pramono menambahkan, pola pendanaan proyek di era sekarang tidak semata bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Karena memang eranya dunia sekarang, tidak semua proyek itu harus didanai sepenuhnya dari APBD," ucapnya.
Sebelumnya, rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengubah status Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PAM Jaya menjadi Perseroan Terbatas Daerah (Perseroda) menuai tanggapan beragam dalam Rapat Paripurna DPRD Jakarta, Senin (8/9/2025).
Sejumlah fraksi mendukung dengan syarat, sementara sebagian lainnya meminta kajian ulang atau menolak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








