Uya Kuya Dampingi Pemulangan Jenazah PMI Rifa Hamidah di Jember

AKURAT.CO Presenter sekaligus anggota DPR nonaktif, Uya Kuya, bersama istrinya Astrid Kuya hadir di Desa Semboro, Jember, Jawa Timur, untuk mendampingi pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Rifa Hamidah, Sabtu (13/9/2025).
Rifa meninggal dunia karena sakit saat bekerja di Hong Kong.
Uya menjelaskan, proses pemulangan jenazah telah diupayakan sejak sebulan lalu setelah dirinya dihubungi Miss Yuni, aktivis TKW di Hong Kong.
Selama empat tahun terakhir, keduanya aktif membantu PMI yang mengalami masalah, mulai dari sakit hingga pemulangan jenazah.
Suasana haru mewarnai pemakaman, dengan keluarga almarhumah dan warga setempat yang menyampaikan terima kasih atas bantuan Uya Kuya dan Miss Yuni.
Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi atas dukungan tersebut.
Baca Juga: 98 Resolution Network Gelar Bakti Sosial Lewat Gerakan Warga Peduli Warga
Di tengah proses hukum pasca-penjarahan rumahnya, Uya Kuya menegaskan tetap berkomitmen membantu masyarakat meski statusnya sebagai anggota DPR sedang nonaktif.
“Walaupun status saya sedang nonaktif, itu tidak mengurangi niat saya membantu masyarakat, khususnya PMI, sebagaimana yang sudah saya lakukan jauh sebelum jadi anggota DPR,” ujarnya.
Terkait beredarnya video lama di media sosial yang diberi narasi baru dan dinilai memfitnah dirinya, Uya membantah dan menyerahkan sepenuhnya pada penilaian publik.
“Nanti kebenaran akan datang pada waktunya, dan masyarakat akan menilai sendiri,” katanya.
Sebelum menghadiri pemakaman Rifa, Uya Kuya juga menyempatkan diri menjenguk Lilis, seorang PMI asal Malaysia yang pernah dipulangkan dalam kondisi koma dan kini mengalami kelumpuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






