TNI–Polri Siap Tambah Personel untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh dan Sumatera

AKURAT.CO Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan kesiapan untuk menerjunkan personel tambahan ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta distribusi bantuan pascabencana.
Panglima TNI Jenderal, Agus Subiyanto, mengatakan, penambahan personel TNI akan difokuskan pada tahap rekonstruksi dan rehabilitasi.
Personel tersebut akan dilibatkan dalam pembangunan jembatan darurat Bailey, hunian sementara dan hunian tetap, pembersihan lumpur dan material kayu, serta normalisasi akses jalan.
Selain itu, personel TNI juga akan melanjutkan pendistribusian logistik, penyediaan air bersih, layanan kesehatan, serta pendampingan pemulihan trauma (trauma healing) bagi masyarakat terdampak bencana.
Seluruh personel tambahan tersebut akan bekerja bersama 36.363 prajurit TNI yang sebelumnya telah lebih dulu diterjunkan ke lokasi bencana.
“Akan ada penambahan personel pada tahap rekonstruksi dan rehabilitasi, terutama dari Batalyon Zeni, Yon TP, dan tenaga kesehatan,” ujar Agus dalam konferensi pers penanganan bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Sementara itu, Polri akan menambah kekuatan dengan menerjunkan 239 personel tambahan yang saat ini tengah bergerak menuju wilayah terdampak bencana dan dijadwalkan tiba pada Selasa (23/12/2025).
Baca Juga: OTT KPK di Hulu Sungai Utara, Kajari dan Dua Pejabat Kejaksaan Jadi Tersangka
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, personel tambahan tersebut akan ditugaskan untuk mendukung berbagai program lanjutan, khususnya pembangunan hunian sementara serta tugas-tugas pemulihan lainnya.
“Penambahan personel ini akan kita tugaskan sesuai kebutuhan di lapangan, terutama untuk mendukung pembangunan hunian sementara dan kegiatan pemulihan lainnya,” kata Listyo.
Ia menambahkan, hingga saat ini Polri telah mengerahkan 11.625 personel dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana. Rinciannya, Polda Aceh sebanyak 5.064 personel, Polda Sumatera Utara 4.277 personel, dan Polda Sumatera Barat 2.284 personel.
Para personel tersebut bertugas dalam proses identifikasi korban bencana (DVI), pendirian posko satuan tugas (satgas) bencana, serta pelaksanaan trauma healing bagi warga terdampak.
Selain itu, Polri juga menyiagakan 1.000 personel cadangan yang disiapkan seiring pelaksanaan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meski demikian, personel cadangan tersebut tetap dapat digerakkan apabila diperlukan untuk membantu penanganan bencana di Sumatra.
Polri juga mengerahkan relawan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
“Ada 7.269 relawan yang telah kami rekrut dan saat ini kami dorong untuk membantu penanganan bencana di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara,” pungkas Listyo.
Baca Juga: Bahlil: Partai Golkar Bukan Alat Kepentingan Pribadi dan Bisnis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








