Roda Ekonomi Aceh Tamiang Perlahan Bangkit, Para Pelaku Usaha Mulai Beroperasi Kembali

AKURAT.CO Perekonomian masyarakat Aceh Tamiang secara perlahan mulai bangkit, pascabencana banjir bandang yang melanda sebulan lalu.
Arnis, pemilik Rumah Makan Salero Awak, yang kini berjualan kembali setelah melewati masa sulit pascabencana. Dia merupakan satu dari sekian pelaku usaha yang sudah menjalankan kembali usahanya.
Arnis baru kembali membuka rumah makannya sekitar enam hari terakhir, setelah melalui proses pembersihan yang panjang dan melelahkan. Lumpur sisa banjir dengan ketinggian hingga satu meter memenuhi seluruh area usaha, membuat peralatan dapur dan perabotan berserakan.
Baca Juga: Komisi IV DPR Minta Pemerintah Buat Badan Khusus Tangani Dampak Bencana Sumatera
"Tiga minggu (pembersihan). Seminggu kita dengan nyorong (bersihkan) lumpurnya saja. Lumpurnya sedalam satu meter. Posisi alat-alat berserakan. Meja di atas meja, lemari di atas meja," tutur Arnis, Sabtu (3/1/2026).
Di tengah kerusakan yang ditinggalkan bencana, dia memilih untuk memaknai musibah dengan keteguhan hati. Baginya, kehilangan adalah ujian yang harus dikembalikan kepada Sang Mahakuasa.
"Kalau nengok apa, sedih ya, tapi itu hanya titipan kan. Kita kembalikan saja ke Yang Kuasa," ujarnya.
Keputusan untuk bangkit dan kembali berjualan tidak lepas dari rasa tanggung jawab kemanusiaan. Ia mengaku memiliki 15 orang karyawan, sebagian di antaranya merupakan janda dan berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Banyak dari para pekerjanya juga kehilangan rumah akibat banjir.
Baca Juga: BNPB Siapkan Tenda Peleton sebagai Ruang Belajar Sementara Wilayah Terdampak Bencana
"Dengan nengok pada karyawan saya, rata-rata rumahnya hilang. Habis. Itulah yang membuat ibu bangkit. Rasa kemanusiaan. Kalau gak bangkit kembali, kita mau kasih makan apa. Itulah yang membuat semangat ibu kembali," ucapnya.
Dengan dukungan dari petugas Pekerjaan Umum (PU) serta para relawan, Rumah Makan Salero Awak akhirnya dapat kembali beroperasi. Meski belum sepenuhnya pulih, roda usaha mulai bergerak.
"Alhamdulillah omzetnya bagus. Walaupun dengan keterbatasan. Insya Allah ada kehidupan baru di balik musibah ini. Pasti ada peningkatan ekonomi, terutama Indonesia," kata Arnis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







