Akurat
Pemprov Sumsel

Herman Deru Dampingi Kapolri Tanam Jagung Serentak di Ogan Ilir, Perkuat Komitmen Swasembada Pangan

Saeful Anwar | 7 Maret 2026, 20:38 WIB
Herman Deru Dampingi Kapolri Tanam Jagung Serentak di Ogan Ilir, Perkuat Komitmen Swasembada Pangan
Gubernur Sumsel, Herman Deru, bersama Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam kegiatan tanam jagung serentak di Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (7/3/2026). (Humas Pemprov Sumsel)

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mendampingi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Jalan Palembang-Kayu Agung, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tanam jagung serentak tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan, khususnya komoditas jagung. Sebagaimana diamanatkan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Kapolri mengatakan, kebutuhan pangan nasional terus meningkat, salah satunya karena adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, penanaman jagung dapat menjadi langkah strategis untuk mendorong perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"Menanam jagung menjadi langkah yang baik karena dapat mendorong perekonomian daerah, memotivasi petani untuk kembali menanam jagung, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan harga yang layak," ujarnya.

Kapolri juga menyoroti situasi global yang saat ini tengah mengalami eskalasi akibat konflik yang terjadi di berbagai kawasan dunia dan berdampak pada harga minyak global. Kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan memperkuat kemandirian bangsa.

Baca Juga: Herman Deru Dorong Percepatan Pelabuhan Samudra Tanjung Carat, Sumsel Bersiap Jadi Gerbang Ekonomi Dunia

"Presiden menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui swasembada pangan. Salah satu langkah konkret adalah melalui kegiatan penanaman jagung seperti yang kita lakukan hari ini," jelasnya.

Menurut Kapolri, pihaknya saat ini tengah berupaya menuntaskan target penanaman jagung seluas 1 juta hektare secara nasional. Selain untuk mendukung kebutuhan pakan ternak, jagung juga memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan baku energi.

"Selain membantu peternak melalui ketersediaan pakan, jagung juga berpotensi menjadi bahan baku bensin, sehingga dapat mendukung swasembada energi," katanya.

Kegiatan tanam jagung serentak tersebut juga dirangkai dengan peluncuran 57 Jembatan Merah Putih Presisi, peresmian Pakri City Park, serta renovasi Grand Kemala Polda Sumsel.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, melaporkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan hingga saat ini dalam kondisi aman dan terkendali berkat sinergi serta kolaborasi seluruh pihak.

Baca Juga: Safari Ramadan di Ogan Ilir, Gubernur Sumsel Herman Deru Ajak Masyarakat Tetap Produktif di Bulan Puasa

Ia menjelaskan, target swasembada jagung nasional tahun 2026 untuk wilayah Polda Sumsel berada pada kisaran 29.678,72 hektare hingga 31.689,40 hektare. Sementara potensi lahan jagung di Sumsel pada tahun 2026 mencapai 31.846,05 hektare, sehingga dinilai telah melampaui target nasional.

Adapun, lokasi penanaman jagung serentak kuartal pertama tahun 2026 di Kabupaten Ogan Ilir memiliki luas lahan sekitar 40 hektare dengan melibatkan 387 kelompok tani.

"Polda Sumsel juga melaksanakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi untuk mendukung aksesibilitas dan mobilitas masyarakat. Selain itu, Polda Sumsel dan jajaran memiliki 55 SPPG serta turut mendukung program Indonesia Asri melalui program Belida," jelas Irjen Sandi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
W
Editor
Wahyu SK