Pemprov Jakarta Diminta Perluas Penerima Manfaat Program Bedah Rumah, Bisa Libatkan CSR

AKURAT.CO Program bedah rumah hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dan Baznas Bazis Jakarta dinilai menjadi langkah nyata membantu warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
Dukungan Baznas Bazis menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada skala yang ada saat ini, tetapi dapat terus diperluas.
"Dengan adanya bantuan dari Baznas tentu Alhamdulillah. Kalau bisa program seperti ini lebih sering dilakukan dan jumlahnya ditambah lagi," kata Anggota Komisi D DPRD Jakarta, Ida Mahmudah, Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Pemprov Jakarta Berangkatkan 388 Sepeda Motor Peserta Mudik Gratis Lebih Awal
Ida juga mendorong keterlibatan perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, untuk memperluas jangkauan program perbaikan rumah bagi warga kurang mampu. Menurutnya, potensi dukungan dari sektor swasta masih sangat besar.
Selama ini banyak perusahaan menyalurkan CSR secara mandiri tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah. Karena itu, dia berharap Pemprov Jakarta dapat mengakomodasi potensi tersebut agar bantuan renovasi rumah bagi masyarakat miskin dapat terkoordinasi dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
"Saya berharap perusahaan-perusahaan besar yang memiliki program CSR bisa ikut berkontribusi. Selama ini mungkin banyak yang tidak melalui Pemda, tetapi menurut saya hal itu bisa diakomodasi dengan baik," ujarnya.
Dia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang telah memulai program kolaboratif tersebut. Dia berharap pemerintah daerah terus memperluas program bedah rumah dengan melibatkan lebih banyak pihak.
"Saya sebagai anggota Komisi D memberikan apresiasi dan semangat kepada Pak Gubernur agar program ini bisa terus ditambah, tidak hanya dari Baznas tetapi juga dari perusahaan-perusahaan besar lainnya," katanya.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Mulai Program Bedah Rumah, Target 633 Hunian Warga Kurang Mampu
Sebelumnya, Pramono meresmikan program bedah rumah kolaborasi Pemprov Jakarta dan Baznas Bazis di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Program tersebut menargetkan renovasi sebanyak 633 unit rumah pada 2026.
Setiap rumah akan mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp50-55 juta dengan durasi pengerjaan maksimal satu bulan. Selama proses renovasi berlangsung, pemilik rumah juga akan menerima bantuan biaya sewa hunian sementara.
Melalui program yang bersifat inklusif bagi seluruh latar belakang agama ini, Pramono berharap dana zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari penyediaan hunian layak hingga bantuan kesehatan seperti operasi katarak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







