Libur Lebaran, Gubernur Sumsel Antisipasi Karhutla dan Lonjakan Arus Mudik 2026

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menghadiri video conference Sistem Keamanan dan Ketertiban Lingkungan pada malam takbiran menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Ia menyebutkan, sekitar 3,87 juta pemudik diprediksi akan melintasi wilayah Sumatera Selatan tahun ini.
Pemerintah daerah, kata dia, fokus memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.
“Sampai saat ini kami bersama Polda dan TNI terus memantau pergerakan kendaraan. Alhamdulillah, situasinya aman dan terkendali,” ujar Herman Deru.
Selain pengamanan arus mudik, ia juga menaruh perhatian serius terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, wilayah-wilayah rawan di Sumsel telah dipetakan, terlebih menjelang potensi dampak fenomena El Nino.
“Kita juga mengantisipasi El Nino, termasuk potensi karhutla. Daerah rawan sudah kita petakan dan menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Sementara itu, video conference diawali dengan laporan Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, yang menyampaikan bahwa berbagai langkah antisipasi telah dilakukan untuk mencegah kemacetan di titik rawan.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru: Idulfitri Momentum Kembali ke Fitrah dan Perkuat Kerukunan
Ia menjelaskan, arus lalu lintas di jalan tol secara umum masih aman dan terkendali. Rekayasa lalu lintas juga telah diterapkan, termasuk sistem buka-tutup di sejumlah titik.
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dalam arahannya menyampaikan bahwa arus mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski terjadi lonjakan mobilitas, kondisi lalu lintas tetap dinilai terkendali.
Ia juga mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pemudik tidak diikuti dengan kenaikan angka kecelakaan.
Sebaliknya, angka kecelakaan justru menurun, yang menunjukkan efektivitas pengamanan oleh seluruh pihak.
“Ini menjadi keberhasilan bersama seluruh stakeholder, baik TNI, Polri, kementerian, hingga pemerintah daerah,” ujar Kapolri.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah catatan evaluasi, di antaranya kemacetan di jalur penyeberangan seperti kawasan Gilimanuk, serta kendala pada sistem pembayaran tol akibat saldo kartu elektronik yang tidak mencukupi.
Untuk itu, masyarakat diimbau memastikan saldo kartu tol sebelum melakukan perjalanan, terutama menjelang arus balik Lebaran.
Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Sekda Sumsel Edward Candra, serta jajaran Forkopimda lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







